Berita

Jokowi dan Prabowo/Net

Nusantara

Elektabilitas Petahana Ambrol, BPI: Jokowi-Maruf 36,30 Persen, Prabowo-Sandi 55,19 Persen

SABTU, 06 APRIL 2019 | 17:13 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

. Bimata Politica (BPI) merilis survei terbaru Pilpres 2019. Hasilnya elektabilitas pasangan calon presiden dan wakil presiden, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno unggul jauh di atas Joko Widodo-Maruf Amin.

Paslon nomor urut 02 meraih 55,19 persen. Sementara nomor urut 01 alias petahana, harus puas di angka 36,30 persen.

Direktur Eksekutif Bimata Politica Indonesia (BPI) Panji Nugraha mengatakan, ada beberapa faktor yang melatarbelakangi melorotnya elektabilitas Jokowi. Selain soal netralitas aparat negara, isu korupsi di pemerintahan maupun partai pendukung Jokowi ikut menjadi penyebab turunnya elektabilitas tersebut.


"Perubahan elektabilitas kedua kandidat dalam sebulan terakhir, bahkan hari-hari terakhir sebelum pemilihan, cenderung sangat dinamis dan mengikuti isu per isu," kata Panji seperti dilansir Kantor Berita RMOL Jabar.

Menurut Panji, apabila ada salah satu pendukung kandidat calon itu tersangkut korupsi. Maka akan langsung berdampak terhadap elektabilitasnya.
"Tidak menutup kemungkinan limpahan suara akan beralih ke kandidat lainnya," tandasnya.

Perlu diketahui, survei BPI digelar pada 23 hingga 29 Maret 2019 dengan margin of error 3,062 di 34 provinsi dengan melibatkan 1022 responden. Survei itu juga menunjukan angka belum menentukan pilihan atau tidak menjawab sebesar 8,51 persen.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Ketum PDIP Tinjau Kantor Baru Megawati Institute

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:14

Polisi Bongkar Jaringan Senpi Ilegal Dipakai Begal, Dijual di Facebook Hingga Tokopedia

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:09

Bupati Sudewo dan Tiga Kades Kajen Resmi Ditahan, Digiring ke Rutan Pakai Rompi Oranye

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:53

Wapres Gibran Blusukan ke Pasar Borong Daun Bawang

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:48

Istana Rayakan Prestasi Timnas Maroko sebagai Runner-Up Piala Afrika 2025

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:32

Polisi Sudah Periksa 10 Saksi dan Ahli Terkait Pelaporan Pandji Pragiwaksono

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:29

Komisi II Hanya Fokus Revisi UU Pemilu, Bukan Pilkada

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:22

Thomas Djiwandono Mundur dari Gerindra Usai Dicalonkan Jadi Deputi Gubernur BI

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:10

Bupati Pati Sudewo dan Tiga Kades Patok Harga hingga Rp225 Juta per Jabatan Perangkat Desa

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:00

Daftar 28 Perusahaan Sumatera yang Izinnya Dicabut Prabowo

Selasa, 20 Januari 2026 | 20:56

Selengkapnya