Berita

Ketua Bawaslu Jabar Abdullah Dahlan/RMOLJabar

Nusantara

500 Pelanggaran Pemilu Terjadi Di Jabar

JUMAT, 05 APRIL 2019 | 05:40 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sebanyak 500 pelanggaran dalam Pemilu Serentak 2019 terjadi di Jawa Barat. Pelanggaran itu didominasi oleh administrasi.

Begitu catatan Ketua Bawaslu Jabar Abdullah Dahlan saat memberi pemaparan di acara "Sosialisasi Produk Hukum Pemilihan Umum Tahun 2019" di Sukabumi, Kamis (4/4).

"Dari semua pelanggaran yang ditangani, 70 persen di antaranya berkaitan administratif," ujarnya.


Menurutnya, pelanggaran administratif tersebut berkaitan alat peraga kampanye (APK). Hal itu termasuk yang ditangani di Sukabumi.

"Dari 70 persen pelanggaran administratif, sebagian juga ada di Sukabumi," ucapnya.

Sementara 30 persen sisanya merupakan pelanggaran bersifat pidana. Hal itu berkaitan money politic dan netralitas aparatur sipil negara (ASN).

"Kasus yang masuk ranah pidana sekitar 30 persen, namun yang masuk putus pengadilan hanya empat kasus,” sambungnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa fungsi Bawaslu bukan berkaitan dengan proses penanganan pelanggaran. Namun proses penyelesaian sengketa dalam memutus prosedural yang dipermasalahkan peserta pemilu atau pihak lainnya.

"Sudah ada mekanisme yang kami lakukan, yakni sidang ajudikasi dan sidang putusan sengketa," pungkasnya seperti diberitakan RMOLJabar.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya