Berita

Menteri Susi Kunjungi Muncar/RMOL

Nusantara

Menteri Susi Puji Keberhasilan Bupati Banyuwangi Kelola Sampah Muncar

JUMAT, 05 APRIL 2019 | 00:14 WIB | LAPORAN:

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengapresiasi kreatifitas penduduk yang tinggal di kawasan Pelabuhan Kuncar, Desa Tembokrejo, Banyuwangi yang berhasil mengelola sampah dapur.

Tiba di kawasan pelabuhan, Susi langsung mengunjungi tempat pengolahan sampah sementara (TPST) di Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar. TPST ini dikelola oleh warga dengan pendampingan Pemkab Banyuwangi dan organisasi non-pemerintah (NGO) dunia yang didanai Norwegia dan institusi bisnis Borealis dari Austria, Systemiq.

Program yang dijalankan ini telah berjalan satu tahun dengan mendorong peningkatan kapasitas warga desa dalam masalah pengelolaan sampah.


“Ini upaya yang sangat baik dari pemerintah daerah. Saya berharap penanganan sampah ini bisa menjadi contoh bagi desa-desa lainnya,” kata Susi di lokasi, Kamis (4/4).

Dalam kesempatan itu, Susi melihat bagaimana sistem pengolahan TPST tersebut dijalankan. Mulai dari pemilahan sampah yang diangkut petugas dari rumah warga hingga pengolahan sampah organik yang dimanfaatkan untuk kompos dan budidaya larva lalat black soldier fly, untuk mengurai sampah organik dan dapat dimanfaatkan untuk bahan pakan ternak.

Susi berharap agar kapasitas TPST tersebut bisa ditingkatkan. Salah satunya dengan melatih cara pemilahan sampah sejak di rumah tangga. Sehingga semakin banyak tenaga yang bisa terlibat.

“Kalau kapasitasnya semakin besar nanti bisa jadi industri. Namun yang paling penting warga terus diedukasi untuk terus menjaga lingkungannya agar selalu bersih dan terhindar dari penyakit,” kata Susi.

“Beberapa kali ke Banyuwangi saya selalu menghindar untuk datang ke Muncar, karena apa? Saya takut kalau disini bau dan kumuh. Tapi Pak Bupati memaksa saya untuk kemari, akhirnya saya mau. Ternyata TPI nya bersih dan tidak bau seperti yang dulu saya bayangkan, sudah banyak perubahan,” imbuhnya.
 

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya