Berita

Rocky Gerung/Net

Politik

Budiman Sudjatmiko: Rocky Gerung Foreplay Tanpa Rasa Cinta

SENIN, 11 MARET 2019 | 12:19 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Politisi PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko mengatakan akademisi sekaligus pengamat Rocky Gerung adalah sosok yang tidak bisa berdebat.

Menurut anggota DPR ini, Rocky yang tidak bisa berdebat bisa diamati dari perilakunya di media sosial termasuk di layar kaca televisi.

"Jika dia berkata-kata dan saat ada argumen yang kontra padanya, dia balas dengan memaki. Setelah kentut lalu dia memaki orang yang menegurnya. Akal sehat? Iya bagi standar kampret," kata Budiman di akun twitternya.


Jelas dia, pendebat yang baik itu tidak buru-buru mengakhiri perdebatan setelah dua kali berargumen dengan menghujat.

"Amati berapa lama dia bertahan dengan adu argumen. Tidak lama. Karena itu pertemuan kami di TV dan forum hambar karena dia menghindar menghujat saya. Tanpa menghujat, Rocky bukan siapa-siapa," lanjut Budiman.

Ibarat debat itu ada asmara, "keunggulan" Rocky, lanjut Budiman, adalah coitus yang didahului foreplay tanpa rasa cinta.

"Menghujat yang didahului satu atau dua argumen. Di mata kampret yang biasa menghujat tanpa argumen (coitus tanpa foreplay), ini sudah keren. Bagi kaum romantis, ini rendah," tutupnya.

Diketahui, Budiman Sudjatmiko dan Rocky Gerung pernah jadi pembicara dalam forum yang sama.

Adapun kritikan terbaru Rocky kepada pemerintah, dia menyindir pertumbuhan ekonomi era Presiden Joko Widodo sebagai penipuan yang sistematis.

"Ekonomi kita tumbuh 5.1 persen baik atau buruk? Ada yang bilang baik bila ekonomi sebelumnya 3 persen. Selama bapak SBY 10 tahun memimpin angka pertumbuhan ekonominya 6.1 persen, 6.2 persen sampai 6.3 persen masa iya lebih bagus daripada 5.3 persen? Ini disebut sebagai penipuan-penipuan sistematis," kata Rocky saat mengisi diskusi di Denpasar, Bali, Sabtu (9/3).

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

UPDATE

Update: Korban Jiwa Longsor Bandung Barat 16 Orang

Minggu, 25 Januari 2026 | 21:52

Dede Sulaeman Wafat, Rencana MSBI Datangi Kantor FIFA di Zurich Dijadwal Ulang

Minggu, 25 Januari 2026 | 21:35

Kapolri Naikkan Pangkat Dua Anggota Polisi yang Tewas Tertabrak Truk TNI

Minggu, 25 Januari 2026 | 21:33

Kabar Duka Mantan Striker Timnas Dede Sulaeman Wafat di Lapang Bola

Minggu, 25 Januari 2026 | 20:58

Saut Minta KPK Selidiki Sengkarut Coretax

Minggu, 25 Januari 2026 | 20:50

PT ARA Bantah Gunakan Dokumen Palsu

Minggu, 25 Januari 2026 | 20:26

Debut Apik Raymond-Joaquin

Minggu, 25 Januari 2026 | 19:46

Tim Hukum Nadiem Makarim Tak Siap Hadapi JPU

Minggu, 25 Januari 2026 | 19:32

Wapres Gibran Minta Maaf ke Korban Longsor Bandung Barat

Minggu, 25 Januari 2026 | 19:18

Korupsi Sektor Pajak Terjadi karena Penyelewengan Kekuasaan

Minggu, 25 Januari 2026 | 18:59

Selengkapnya