Berita

Jelang aksi FUI di KPU/RMOL

Politik

Ada Aksi Apel Siaga Umat, Kantor KPU Dijaga Ketat

JUMAT, 01 MARET 2019 | 13:59 WIB | LAPORAN:

. Sejumlah ormas yang tergabung dalam Forum Umat Islam (FUI) menggelar aksi Apel Siaga Umat untuk Pemilu Bersih Jurdin dan Tanpa Kecurangan di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (1/3) siang.

Arus lalu lintas di sekitar lokasi akan dialihkan untuk mencegah kemacetan. Pengamanan area di kantor KPU diketatkan menjelang dikepung massa aksi.

Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Harry Kurniawan mengatakan pengetatan itu dilakukan dengan menyekat dua tempat.


"Yang pertama itu ada di wilayah kiri KPU, dan wilayah kanan. Jumlah total keseluruhan personil kita 4.039 itu dari unsur TNI Polri dan pemerintah kota serta juga dari KPU," kata Harry di halaman KPU, Jakarta Pusat.

Meskipun belum diketahui berapa massa yang akan mengepung KPU, namun pihaknya bersama KPU memfasilitasi ruang mediasi.

"Masa sampai saat ini juga belum terlihat tapi kita sudah mempersiapkan beberapa massa pun yang akan hadir ke sini akan kita terima, dan kita sudah koordinasi juga dengan KPU bahwa dari beberapa kelompok elemen masyarakat itu sudah kita fasilitas akan diterima audiensi oleh pejabat yang ada di KPU," lanjutnya.

Selain itu sebelumnya pihaknya juga telah berkomunikasi dengan koordinator massa dimana mereka berkumpul di beberapa titik masjid di sekitaran Menteng, seperti di Masjid Sunda Kelapa dan Masjid Cut Meutia.

"Mereka berkumpul dan setelah itu nanti akan kita kawal massanya baik yang ada di Masjid Cut Meutia, Masjid Sunda Kelapa atau penduduk ke masjid lain dikawal personil kita baik yang tertutup maupun terbuka untuk diarahkan nanti di depan gedung KPU," paparnya.

Dalam aksi ini, massa yang terbagi dalam dua kelompok itu rencananya akan menyampaikan harapan dan pesan bahwa proses pemilihan umum pada 17 April dapat berjalan dengan baik.

"Intinya kedua kelompok masa itu mereka menyampaikan bahwa kegiatan Pilpres ini dapat berjalan dengan baik aman ya dan nanti ya itu tuntutan daripada mereka," tandasnya.

Pantauan  di lokasi, gerbang utama KPU dijaga oleh dua barracuda, dan nampak banyak petugas pengamanan melakukan penjagaan dengan ketat, seluruh area KPU pun dikelilingi kawa berduri. ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya