Berita

Al Akbar Rahmadillah/RMOL

Politik

Relawan Prabowo-Sandi: Ungkapan Bos Bukalapak Bentuk Kekecewaan Terhadap Rezim

JUMAT, 15 FEBRUARI 2019 | 16:33 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Ungkapan CEO Bukalapak Achmad Zaky yang menyebut Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno sebagai mentor bisnisnya di bidang E Commerce dianggap sebagai respons terhadap rezim ini terhadap kebijakan industri digital.

Hal itu diungkapkan oleh relawan Prabowo Sandi Komunitas Siber (Proksi) yang menilai pemerintah tidak serius dalam membangun industri digital Indonesia.

"Dengan pernyataan dari CEO Bukalapak yaitu Achmad Zaky akhir-akhir ini tentang keluh kesah terhadap rezim ini, ini adalah salah satu bentuk kekecewaan dan juga curhatan dari industri digital di Indonesia," ujar Ketua Proksi, Al Akbar Rahmadillah kepada redaksi, Jumat (15/2).


Menurut Akbar, rezim sekarang terlalu menggaungkan Making Indonesia 4.0, untuk mencapai keberhasilan berbisnis di era digital.

"Dibutuhkan ekosistem dan komunikasi yang terbentuk secara baik oleh para pelaku bisnis dan pemerintah. Sehingga tercapai ekosistem yang kuat dan saling menguntungkan," imbuhnya.

Akbar menilai dengan adanya revisi PP 82/2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PSTE) tidak baik untuk industri digital nasional dan juga kedaulatan digital indonesia.

"Saya yakin di saat revolusi industri bertrasformasi ke generasi 4.0 akan membutuhkan regulasi dan juga RnD yang cukup mendukung industri. Tetapi di saat ini juga ada upaya dari Revisi PP 82/2012, itu malah membahayakan industri digital kita,"  tandasnya. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya