Berita

Rasa Durian Pandeglang Menggoda, Kementan Optimis Ekspor Semakin Naik

MINGGU, 03 FEBRUARI 2019 | 13:57 WIB | LAPORAN:

Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya meningkatkan produksi hingga volume ekspor durian. Salah satu upaya yang masif dilakukan yakni mendukung pengembangan budidaya berbagai varietas durian yang dimiliki masing-masing daerah.

Berangkat dari ini, Kementan dan Pemerintah Kabupaten Pandeglang menyelenggarakan Festival Hortikultura yang di dalamnya menyajikan kontes durian lokal, Sabtu (2/2). Hadir Bupati Pandeglang, Irna Narulita dan dan Direktur Jenderal Hortikultura, Suwandi.

Suwandi mengatakan durian Pandeglang memiliki peluang yang sangat besar untuk terus ditingkatkan produksi dan volume ekspornya. Pasalnya, secara agroklimat durian dapat tumbuh dengan baik dan secara ekonomis sangat menguntungkan, sekaligus berpotensi untuk dijadikan sebagai kawasan wisata agribisnis.


"Sesuai arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman untuk menggenjot ekspor, pengembangan durian Pandeglang sangat diperlukan. Kuncinya pemerintah pusat, pemerintah daerah dan pelaku usaha harus bersinergi membantu petani," demikian dikemukan Suwandi saat memberikan sambutan pada Festival Hortikultura dan Kontes Durian Lokal.

Berdasarkan data BPS, produksi dan ekspor durian setiap tahun mengalami kenaikan. Produksi pada 2017 mencapai 795 ton dan ekspornya sebesar 240 ton. Di tahun 2018, produksi dan ekspor durian mengalami kenaikan yang cukup drastis yakni produksinya sebesar 819.654 ton dan eksppor 1.086 ton.

"Durian lokal Pandeglang punya peluang ekspor yang cukup besar karena memiliki kualitas yang tak kalah dengan durian yang berasal dari negara lainnya. Buktinya, durian asal Indonesia telah menembus banyak negara seperti pasar Hongkong, China, Malaysia, Vietnam, Singapura, Saudi Arabia hingga Belanda," ujar Suwandi.

Melansir data BPS, sebelumnya neraca perdagangan durian defisit, namun 2018 sudah surplus. Ekspornya lebih tinggi 700 ton dibandingkan impor.

"Artinya, Indonesia boleh dikatakan eksportir durian," sebut Sywandi.

Suwandi menambahkan pada Festival Hortikultura ini, banyak dipamerkan durian lokal asal Pandeglang yang baik rasa maupun kesegarannya tidak kalah dengan produk buah asal negara lain. Untuk itu, Dinas Pertanian Provinsi dan Kabupaten guna mendukung petani durian harus segera mendaftarkan varietas durian yang berasal dari daerah masing-masing dan melepasnya.

"Sehingga nantinya bisa tercatat sebagai varietas resmi serta bisa dijual secara komersil yang pada gilirannya dapat meningkatkan kesejahteraan petani," jelasnya.

Lebih lanjut Suwandi menegaskan langkah nyata untuk meningkatkan terus volume ekspor tahun ini dan ke depannya, selain melalui program di sektor hulu, juga menjamin sektor hilirnya. Kementan pun memberikan karpet merah untuk durian lokal mendapatkan label atau izin sebagai varietas unggul baru. Untuk mempermudah izin ekspor, Kementan telah menerapkan sistem Online Single Submission (OSS).

"Durian saat ini sedang musim panen di beberapa daerah sentra yang berlangsung hingga April. Cita rasa durian lokal lebih enak dan harga terjangkau. Artinya, durian tidak hanya diminati dalam negeri. Kami optimis di tahun 2019 ini volume ekspor durian semakin naik. Durian Pandeglang salah satu pendukung ekspornya," beber Suwandi.

Sementara itu, Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengajak kepada seluruh warga Pandeglang untuk terus memelihara lingkungan dan mencintai produk buah nusantara. Festival Hortikultura dan Kontes Durian ini akan dilaksanakan secara rutin setiap tahun.

"Pemerintah daerah berkomitmen terus membantu petani. Sentra produksi durian di Kabupaten Pandeglang tersebar di Kecamatan Kaduhejo, Majasari, Cadasari, Mandalawangi, dan Carita. Harga durian sangat ini menguntungkan, berkisar Rp 30.000 hingga Rp 65.000 per butir," ujarnya.[dem]

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya