Berita

Herman Jabak/Dok

Politik

Cicit Pendiri Perti Tegur Said Aqil: Sangat Tidak Pantas

JUMAT, 01 FEBRUARI 2019 | 17:45 WIB | LAPORAN:

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj mendapat teguran dari cicit pendiri Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti), Herman Jambak.

Herman Jambak yang juga pengurus Tarbiyah menyesalkan pernyataan kontroversial Said Aqil baru-baru ini soal imam masjid hingga pengurus kantor urusan agama (KUA) seharusnya dari NU.

“Pernyataan seperti itu sangat tidak pantas. Itu menyinggung umat Islam lainnya. Apalagi, KH Said Aqil kan tokoh dan Ketua Umum NU, sangat tidak pantas bicara seperti itu. Seolah-olah umat Islam di luar NU tidak benar,” tutur Herman Jambak, Jumat (01/02/2019).


Herman Jambak yang adalah cicit tokoh Tarbiyah, Syeihk Sulaiman Ar Rasuli atau Inyiak Canduang, melihat belakangan ini sepak terjang Said Aqil Siradj cenderung aneh.

Dia mengingatkan, meskipun memiliki interest politik yang berbeda dengan umat Islam Indonesia yang lainnya, hendaknya tokoh NU itu tidak melakukan manuver-manuver yang malah bisa menimbulkan perpecahan.

“Menurut saya, perkataan-perkataan dan sikapnya agak aneh memang belakangan ini. Ya meskipun dia memiliki pilihan politik yang berbeda saat ini, tapi enggak boleh dong membuat pernyataan-pernyataan yang malah menciderai dan membuat umat Islam lain tersinggung,” ujarnya.

Herman mengatakan, sebagai orang nomor satu PBNU, hendaknya Said Aqil tidak memandang rendah atau menyepelekan saudaranya yang lain.

Tarbiyah sendiri pun bukanlah ormas Islam yang kecil. Herman memaparkan, saat ini, anggota tarbiyah atau para tarbiyyin sudah tersebar di 28 provinsi Indonesia. Dengan jumlah tidak kurang dari 15 juta jiwa.

"Demikian juga ormas-ormas Islam lainnya. Kita ini tidak mau jadi saling tersinggung," ujarnya.

Herman pun berharap ke depan Said Aqil tidak melontarkan pernyataan-pernyataan aneh yang bisa memicu ketersinggungan dan perpecahan umat.

Minggu lalu, Said Aqil Siradj meminta muslimat NU berperan di masyarakat.

Selain peran agama, yang harus diambil oleh NU, Muslimat NU pun perlu mengambil peran ekonomi, peran kesejahteraan, peran kesehatan, peran sosial, dan peran kemasyarakatan.

“Muslimat keren, tidak? Hebat, tidak? Berperan? Supaya apa keren, wasaton, agar berperan di tengah-tengah masyarakat. Peran apa? Peran agama, harus kita pegang, imam masjid, khotib-khotib, KUA-KUA harus dari NU. Kalau dipegang selain NU, salah semua,” kata Said di hadapan massa peserta acara Hari Lahir ke-73 Muslimat NU di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu (27/1). [wid]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Indeks Kecakapan Bahasa Inggris di Indonesia Masih Rendah, Ini Sebabnya

Selasa, 09 Juni 2026 | 22:16

Putusan Kasasi MA Sengketa Lahan Digugat, Prinsipal Lapor Badan Pengawas

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:53

KPK dan Polri Ternyata Lakukan Joint Investigation dalam OTT Bupati Muara Enim

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:44

Badak Kalimantan Terakhir di Alam Liar Segera Dievakuasi

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:16

Nadiem Kecewa Replik Jaksa Abaikan Fakta Persidangan

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:05

Budi Bantah Ditawari Jadi Menkeu: Sekarang Masih Menkes!

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:00

Citizen Lawsuit, Rangkap Jabatan Otto Hasibuan Digugat ke Pengadilan

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:52

DEN Ingatkan Risiko Inflasi Imbas Rupiah Melemah

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:45

Besok Prabowo ke Lampung, Tinjau RSUD Krui

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:36

Luhut: 80 Persen Data Pemerintah Sudah Terhubung Lewat GovTech Berbasis AI

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:21

Selengkapnya