Berita

Tabloid Pembawa Pesan/Net

Politik

Bawaslu DKI Dalami Konten Tabloid Pembawa Pesan, Peredarannya Tidak Bisa Ditarik

JUMAT, 01 FEBRUARI 2019 | 13:42 WIB | LAPORAN:

. Badan Pengawas Pemilu DKI Jakarta bekerja sama dengan Dewan Pers guna menyelediki lebih mendalam isi tabloid Pembawa Pesan yang tersebar di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Ketua Bawaslu DKI, Muhammad Jufri mengatakan saat ini pihaknya sedang mendalami isi konten tabloid tersebut.

Setelah itu, akan diserahkan kepada Dewan Pers untuk mendalami dan merinci dari unsur jurnalistik.


"Isinya masih dalam proses penyelidikan. Kita mau lihat dulu isinya apa sebenarnya. Setelah itu baru kita serahkan ke Dewa Pers apakah itu memenuhi unsur jurnalistik atau tidak," kata Jufri saat dihubungi, Jumat (1/2).

Bawaslu DKI tidak bisa menarik peredaran tabloid tersebut jika masih dalam masa penyelidikan.

"Kita tidak ada kewenangan buat tarik peredaran majalah itu," ujar Jufri.

Awalnya, tabloid Pembawa Pesan dipersoalkan karena konten bermuatan kampanye. Tabloid tersebut dianggap tidak seimbang karena hanya mengkampanyekan paslon 01 Jokowi-Maruf.

Tabloid yang disebar lewat kurir ke rumah-rumah warga ini diduga melanggar ketentuan karena berkampanye di luar jadwal yang ditentukan KPU. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya