Berita

Luhut Pndjaitan di acara DBS Asian Insight Conference/RMOL

Politik

Menko Luhut: Jangan Pilih Pemimpin Yang Gampang Sakit

JUMAT, 01 FEBRUARI 2019 | 00:57 WIB | LAPORAN:

Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meminta masyarakat untuk memilih pemimpin yang tidak suka aneh-aneh. Selain itu, dia ingin pemimpin ke depan adalah sosok yang berani, tegas, dan tidak suka berbohong.

Permintaan itu disampaikan Luhut saat menghadiri acara DBS Asian Insight Conference 2019 di Hotel Mulia, Kamis (31/1).

Secara khusus, Luhut ingin pada pilpres yang hanya diikuti dua pasangan calon nanti, terpilih sosok pemimpin yang fisiknya sehat dan tidak gampang sakit. Namun demikian, dia tidak mengurai detail siapa calon pemimpin yang sering sakit tersebut.


“Kita cari pemimpin kita yang tidak aneh-aneh dan bohong-bohong, ya tidak suka aneh-aneh, pemimpin yang berani, tegas, dan bisa memberikan contoh. Fisiknya sehat dan jangan gampang-gampang sakit," tegasnya.

"Ini penting, kalau pemimpin gampang sakit repot juga itu," sambung Luhut.

Lebih lanjut, Luhut mengajak para tamu yang hadir untuk kompak mewujudkan bangsa Indonesia terus berkembang. Terlebih dalam prediksinya, perekonomian Indonesia akan mengalami peningkatan yang pesat, yakni mencapai 7 persen pada 2024.

“Setelah 2024 kita akan tumbuh lebih cepat 8, 9 bahkan 10 persen. Tapi dengan satu syarat kita harus punya presiden, setelah 2024 presiden yang betul-betul seperti presiden sekarang ini," demikian Luhut. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya