Berita

JS Prabowo/Net

Politik

Ingatkan Menkominfo, Mantan Kasum TNI: Yang Gaji ASN Negara, Bukan Presiden

JUMAT, 01 FEBRUARI 2019 | 00:12 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sindiran Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) kepada salah satu aparatus sipil negara (ASN) di kementeriannya turut ditanggapi Mantan Kepala Staf Umum TNI, Letjen (purn) Johannes Suryo (JS) Prabowo.

Dalam acara Kominfo Next yang digelar di Hall Basket, Senayan, Jakarta, Kamis (31/1), Menteri Rudiantara sempat menyindir seorang ibu-ibu ASN.

Saat itu, Rudiantara sedang menyosialisasikan stiker sosialisasi Pemilu 2019. Ada dua pilihan stiker yang ditawarkan kepada para ASN untuk nantinya ditempel di komplek kementerian mereka. ASN diminta untuk memilih satu di antara 2 stiker tersebut.


“Teman-teman memilih nomor satu atau nomor dua?" tanyanya.

Namun, pertanyaan Menkominfo justru dimaknai sebagai pilihan di Pilpres 2019 oleh para ASN, yang ramai bersorak nomor dua.

Rudiantara kemudian memanggil salah seorang ibu-ibu ASN yang turut berteriak nomor dua. Kepada ibu tersebut, dia meminta untuk menjelaskan alasan memilih stiker nomor dua.

Alih-alih menerangkan alasan soal stiker nomor dua, jawaban ibu-ibu berjilbab biru itu malah menjurus ke pilpres. Dia mengaku memilih nomor dua karena keyakinan.

“Keyakinan atas visi-misi yang disampaikan nomor dua, yakin saja," tegasnya.

Rudi mengaku tidak menerima alasan tersebut. Sebab, ibu itu tidak berbicara mengenai desain stiker yang dipilihnya. Kemudian ibu tersebut dipersilakan kembali ke tempat duduk.

Di tengah perjalanan, Rudi kemudian memanggil dan bertanya tentang asal gaji yang diperolehnya selama ini.

“Yang bayar gaji ibu siapa sekarang? Pemerintah atau siapa?” tanyanya dengan nada meninggi.

“Bukan yang keyakinan ibu?” sambungnya menimpali jawaban ibu tersebut.

Di mata JS Prabowo, ASN merupakan pegawai negeri yang pada zaman dulu disebut sebagai abdi negara.

Dia mengingatkan Menkominfo Rudiantara bahwa sebagai abdi negara, ASN mendapat gaji dari negara. Tentunya, gaji dari pemerintah yang sudah disetujui rakyat melalui DPR.

“Jadi yang nggaji ASN itu bukan presiden, iya kan?” tanyanya dalam akun Twitter pribadi kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo).

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya