Berita

Peneliti Formappi Lucius Karus/Net

Politik

Caleg Mantan Napi Korupsi Tetap Harus Umumkan Latar Belakangnya

KAMIS, 31 JANUARI 2019 | 19:45 WIB | LAPORAN:

Calon anggota legislatif yang merupakan mantan narapidana kasus korupsi tetap berkewajiban mengumumkan latar belakangnya kepada publik.

Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus menjelaskan, pengumuman yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum merupakan bentuk nyata konsistensi dalam upaya menyukseskan agenda pemberantasan korupsi.

"Saya apresiasi karena KPU berani mengumumkan ini," katanya usai diskusi bertajuk 'Menakar Peluang Caleg Baru dalam Pileg' di Kantor Formappi, Matraman, Jakarta, Kamis (31/1).


KPU mengumumkan terdapat 49 mantan napi korupsi yang mencoba peruntungan sebagai caleg di Pemilu 2019.

Terkait itu, menurut Lucius, pengumuman oleh KPU tidak serta-merta menghapus kewajiban para caleg mantan napi korupsi untuk juga mengumumkan status mereka kepada calon pemilih.

"Ini juga tak mengurangi tugas caleg mengumumkan latar belakang mereka karena ini hak publik untuk mengetahui. Korupsi musuh bersama sehingga KPU perlu menegaskan. Dari situ ada harapan supaya masyarakat tak memilih mantan koruptor," paparnya. [wah] 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya