Berita

Ketum PPP Humphrey Djemat bersama kiai Sampang dan Madura/RMOL

Politik

Kiai Sepuh Minta Humphrey Djemat Kembalikan Kejayaan PPP

JUMAT, 25 JANUARI 2019 | 02:40 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Keputusan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muktamar Jakarta mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno diapresiasi banyak pihak.

Para kiai sepuh di Sampang dan Sumenep pun ikut memberi dukungan.

Kemarin, Ketua Umum PPP versi Muktamar Jakarta Humphrey Djemat berkeliling di wilayah Sampang dan Sumenep. Kedatangan Humphrey bersama jajaran pengurus DWP PPP Jawa Timur atas undangan para kiai.


Kedatangan Humphrey disambut langsung oleh KH Imron Syahruddin, pengasuh Ponpes Nurul Huda. Puluhan kiai dari Ponpes Nurul Huda juga ikut mendampingi.

Dalam pertemuan itu, Abah Kiai (Imron Syahrudin) memberikan pesan khusus pada Humprey.

"Islam harus bersatu untuk kuat agar tidak diperlakukan semena mena oleh penguasa atau orang yang mau menghancurkan islam," kata Abah.           

Mendapat nasihat itu, Humhrey mengaku makin semangat untuk membesarkan PPP. Mengingat PPP merupakan rumah besar umat islam dalam menyalurkan aspirasi keumatannya.

Humphrey lantas menceritakan kondisi terkini yang dialami PPP. Selain terjadi dualisme kepemimpinan. Perpecahan itu, kata Humphrey, terjadi karena pemerintah tidak mengindahkan putusan pengadilan.

Sudah empat tahun ini kami berjuang untuk mendapatkan keadilan. Demi islam saya akan terus bergerak memperjuangkan islam," kata Humphrey.

Pria yang juga berprofesi sebagai pengacara dan dosen ini kemudian menyinggung soal Pilpres 2019. Berbeda dengan PPP kubu Romahurmuziy, PPP Humphre memilih mendukung pasangan Prabowo-Subianto.

"Dukungan pada Prabowo-Sandi, karena kami mengikuti hasil itjima ulama," katanya.

Untuk itu, Humphrey meminta dukungan pada para kiai sepuh terkait perjuangan partai. Baik untuk memenangkan Prabowo-Sandi. Juga menyelematkan PPP dari ancaman tidak lolos parlementary threshold.

"Kami berharap, masyarakat memilih wakil-wakil legislatif dari PPP untuk bisa duduk di DPR, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota," jelas Humphrey.

Perjalanan Humphrey dan rombongan di Pulau Garam diakhiri di Ponpes At Taroqqi, Sampang. Pesantren didirikan oleh Almarhum KH Alawy Muhammad, ulama kharismatik asal Madura yang terkenal gigih memperjuangkan umat Islam. Semasa hidupnya, KH Alawy merupakan sesepuh PPP.

Di tempat ini, Humprey ditemui langsung oleh Kiai Fauroq, anak dari KH Alawy sekaligus pengasuh Ponpes At Taroqqi. Humprey dan rombongan juga sempat berziarah dan melanjutkan pertemuan dengan berdiskusi.

"Para ulama rindu pemimpin yang mencintai umat dan menghormati ulama," kata Kiai Farouq.

Dalam kesempatan itu, Kiai Farouq juga berharap Humphrey bisa menjaga kejayaan PPP. Menurutnya, Humphrey harus bisa membawa PPP kembali kepada arah perjuangan yakni rumah besar umat Islam. [wah]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya