Berita

LRT Jakarta/Net

Politik

PROYEK LRT

Sekarang Pendukung Jokowi Bisa Lihat JK Mengamini Kritikan Gerindra

RABU, 23 JANUARI 2019 | 12:27 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Akhirnya api dalam sekam itu meledak juga. Wakil Presiden Jusuf Kalla yang selama 4 tahun ini "diam" mulai menunjukkan kapasitasnya.

Demikian disampaikan Anggota DPR dari Fraksi Gerindra, Nizar Zahro menanggapi kritikan JK terkait pembangunan Light Rail Transit (LRT) yang dinilai tidak efesien dan terlalu mahal.

Menurut Nizar, meskipun baru sekarang JK buka bicara, tapi setidaknya sudah ada itikad baik untuk membenahi keadaan.


"Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali," ujar Nizar yang juga Ketua Umum PP Satria Partai Gerindra ini, Rabu (23/1).

Ditambahkannya, dengan buka suaranya seorang Wapres diharapkan publik yang masih "terhipnotis" oleh gegap gempita infrastruktur mulai sadar bahwa semua itu dikerjakan asal-asalan. Asal cepat jadi, meskipun tidak melalui perencanaan yang matang.

"Akibatnya, sebagaimana yang disampaikan Pak JK, biaya LRT Jabodebek super mahal dan LRT Palembang tidak efisien," terang Nizar.

Kritik yang disampaikan JK ini sebetulnya sudah sering disampaikan oleh Gerindra, namun pendukug Jokowi selalu tidak terima dan nyinyir.

"Sekarang publik bisa melihat bahwa Pak JK mengamini kritik-kritikan yang selalu dilontarkan oleh Gerindra," tutup Nizar. [rus]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

UPDATE

Teddy dan Fadli Zon Saling Bagi Tugas saat Kunjungan PM Modi

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:16

Penegak Hukum Lebih Baik Saling Bongkar Kasus daripada Lindungi Koruptor

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:10

Momen Delegasi RI Ziarah ke Makam Ali Khamenei di Mashhad

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:47

Pesan Prabowo ke Aparat Bukan Teguran Biasa Melainkan Instruksi Moral

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:34

Bahlil Bidik Penambahan Kursi Golkar di 2029

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:16

KPK Hormati Proses Hukum Kasus Febrie Adriansyah

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:10

Konflik Memanas, AS Bombardir Iran Lagi setelah Selat Hormuz Ditutup

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:50

Penanganan Kasus Korupsi Jangan Ganggu Kekompakan Polri-Kejagung

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:33

Kolaborasi UI-Tsinghua Buka Jalan Produksi Vaksin Dengue Buatan Indonesia

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:15

Kasus Febrie Harus Diselesaikan Lewat Jalur Hukum Bukan Lobi Politik

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:07

Selengkapnya