Berita

Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa, M. Nabil Haroen/Net

Nusantara

Pagar Nusa Memegang Prinsip Aswaja Dan Empat Pilar

SELASA, 22 JANUARI 2019 | 16:29 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pengurus Pagar Nusa baik di pusat maupun daerah wajib mengikuti Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU). Kewajiban itu dicontohkan langsung pengurus Pagar Nusa di tingkat pusat.

Demikian disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa, M. Nabil Haroen pada pembukaan MKNU Pagar Nusa di Gedung Korea-Indonesia Technical and Cultural Coorperation Center (KITCC) Ciracas, Jakarta Timur, Senin (21/1) malam.

Gus Nabil mengatakan, MKNU tidak hanya soal akidah, tapi juga soal arah dan gerakan Pagar Nusa untuk 25 tahun yang akan datang.


"Ini harus sama dan seirama," ujar Gus Nabil.

Menurutnya, selama ini para pengurus Pagar Nusa belum terkoordinasi dengan baik sehingga diperlukan upaya memperkuat pengurus. Nantinya, seusai mengikuti MKNU, para pengurus di tingkat provinsi mengadakan kegiatan serupa di daerahnya.

Pagar Nusa di tingkat wilayah atau provinsi diberikan waktu untuk mengadakan MKNU hingga Juli 2019. Apabila pengurus tidak mengikuti pendidikan MKNU di wilayahnya, maka tidak diperkenan jadi pengurus.

"Tapi untuk semantara ini, kita awali kepada pengurus pusat Pagar Nusa dulu. Pagar Nusa menjadikan MKNU sebagai syarat menjadi pengurus. Jadi sekarang ini, pengurus pusat harus ikuti MKNU Pagar Nusa," jelasnya.

"Jadi di NU ini harus dikader tidak hanya menjadi warga saja. Kalau gak mau dikader ya jadi warga saja. Kalau jadi kader, ya harus jadi penggerak, menjadi motor. Ini transformasi Pagar Nusa," imbuh Gus Nabil menambahkan.

Menurut Gus Nabil, Pagar Nusa merupakan kelompok Islam yang selalu memegang prinsip-prinsip Ahlussunnah Waljamaah (Aswaja) NU, seperti tawassuth, tasamuh, tawazun, dan i'tidal. Sementara dalam berbangsa, Pagar Nusa memiliki konsep yang jelas, yakni empat pilar: Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945.

"Jika ada kelompok-kelompok melawan empat pilar ini, sama halnya melawan Pagar Nusa atau NU, dan kita berada di barisan pagar terdepan. Nah, ini yang kemudian akan kita tanamkan dalam-dalam ke dalam lubuk hati dan sanubari pendekar-pendekar kita," jelasnya.

Gus Nabil juga mengemukakan bahwa kegiatan yang rencananya berlangsung selama enam hari ini tidak hanya diisi materi-materi MKNU, tetapi juga akan dilakukan Training of Trainer (TOT). Hal itu agar pengurus Pagar Nusa di semua tingkatan dapat menyelenggarakan MKNU di wilayahnya masing-masing.

"Anda-anda nanti setelah lulus dari sini harus satu kata, satu frekuensi bahwa kita ini satu komando di bawah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama," tutupnya.

Pembukaan MKNU Pagar Nusa dihadiri Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siroj, Ketua PBNU Eman Suryaman dan H. Aizzuddin Abdurrahman, Ketua Tim MKNU Sultonul Huda, dan Ketua LAZISNU Pusat Ahmad Sudrajat. Selain itu hadir juga Dewan Khos PP Pagar Nusa KH. Ayip Abbas dan Majelis Pendekar PP Pagar Nusa, Zainal Suwari. [rus]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

UPDATE

Teddy dan Fadli Zon Saling Bagi Tugas saat Kunjungan PM Modi

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:16

Penegak Hukum Lebih Baik Saling Bongkar Kasus daripada Lindungi Koruptor

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:10

Momen Delegasi RI Ziarah ke Makam Ali Khamenei di Mashhad

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:47

Pesan Prabowo ke Aparat Bukan Teguran Biasa Melainkan Instruksi Moral

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:34

Bahlil Bidik Penambahan Kursi Golkar di 2029

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:16

KPK Hormati Proses Hukum Kasus Febrie Adriansyah

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:10

Konflik Memanas, AS Bombardir Iran Lagi setelah Selat Hormuz Ditutup

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:50

Penanganan Kasus Korupsi Jangan Ganggu Kekompakan Polri-Kejagung

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:33

Kolaborasi UI-Tsinghua Buka Jalan Produksi Vaksin Dengue Buatan Indonesia

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:15

Kasus Febrie Harus Diselesaikan Lewat Jalur Hukum Bukan Lobi Politik

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:07

Selengkapnya