Berita

Politik

DEBAT PILPRES 2019

Adhie Massardi: Prabowo-Sandi Menang Angka Tipis

JUMAT, 18 JANUARI 2019 | 11:56 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Debat pertama pasangan capres-cawapres yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) tadi malam, Kamus (17/1), belum mempertontonkan sebagai pertarungan kelas berat yang pemenangnya akan menduduki tahta pemimpin negara-bangsa terbesar di Asia Tenggara yang sedang terpuruk nyaris di segala bidang.

Pendapat ini disampaikan Ketua Umum Perkumpulan Swing Voters (PSV) Adhie M Massardi kepada pers di Jakarta, siang ini, Jumat (18/1).

“Petahana (Joko Widodo-Ma'ruf Amin) tampak hanya berputar-putar seraya melontarkan jab-jab ringan yang mudah dihindari sang penantang (Prabowo-Sandi) yang tampak sangat hati-hati akibat terjebak dalam obsesi kesantunan politik, yang oleh lawannya justru dikesampingkan," komentar Adhie.


Makanya, menurut budayawan politik ini, bila tadi malam pasangan Prabowo-Sandi bisa dinyatakan sebagai pemenang, hitungannya hanya menang angka tipis. Itu juga lebih akibat kesalahan petahana yang terlalu text book alias konsentrasi pada contekan yang dibawanya sehingga kehilangan fokus.

Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) ini melihat sebetulnya Prabowo-Sandi bisa memenangi pertarungan dengan TKO (technical knockout) jika dua jab menghentak yang dilontarkannya segera disusul dengan pukulan swing atau lazim disebut loong hook, senjata andalan khas Mohammad Ali yang ditakuti lawan-lawannya karena memang menyengat.

Dua jab menyengat itu adalah ketika (pertama) mempersoalkan karut-marut hukum sekarang karena hanya kepada kader (partai) pendukung. Seharusnya langsung dikatakan: “Bagaimana bisa lahir keadilan hukum jika dua institusi penting seperti Kejaksaan Agung dan Kementerian Kehakiman dipimpin kader partai, apalagi di musim pemilu begini!”

Kedua, saat petahana menjelaskan bahwa impor besar-besaran komoditas beras, gula dll yang bikin petani domestik tercekik ternyata diputuskan dalam sidang kabinet di Istana.

"Mengingat semua orang tahu bahwa itu (impor gila-gilaan) berpotensi melanggar undang-undang kemungkinan menimbulkan kerugian keuangan negara (korupsi), maka patut dapat diduga ada kekuatan besar di luar (kartel impor) yang menekan Istana,” jelas Adhie.

Sayang, kata dia, Probowo-Sandi tidak mengatakan begitu karena terlanjur masuk perangkap KPU yang mendesain debat adem-ayem dan tidak ada yang dipermalukan.

“Padahal kenyataannya debat politik pikpres ini justru mempermalukan rakyat karena mata dunia melihat kualitas (kandidat) pemimpin bangsa yang besar ini orang-orang yang canggung di panggung lokal, bagaimana pula nanti di pentas internasional?” pungkas Adhie Massardi.[dem]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

UPDATE

Teddy dan Fadli Zon Saling Bagi Tugas saat Kunjungan PM Modi

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:16

Penegak Hukum Lebih Baik Saling Bongkar Kasus daripada Lindungi Koruptor

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:10

Momen Delegasi RI Ziarah ke Makam Ali Khamenei di Mashhad

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:47

Pesan Prabowo ke Aparat Bukan Teguran Biasa Melainkan Instruksi Moral

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:34

Bahlil Bidik Penambahan Kursi Golkar di 2029

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:16

KPK Hormati Proses Hukum Kasus Febrie Adriansyah

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:10

Konflik Memanas, AS Bombardir Iran Lagi setelah Selat Hormuz Ditutup

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:50

Penanganan Kasus Korupsi Jangan Ganggu Kekompakan Polri-Kejagung

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:33

Kolaborasi UI-Tsinghua Buka Jalan Produksi Vaksin Dengue Buatan Indonesia

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:15

Kasus Febrie Harus Diselesaikan Lewat Jalur Hukum Bukan Lobi Politik

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:07

Selengkapnya