Berita

Taliban/Net

Dunia

Taliban Tolak Berdialog Dengan Pemerintah Afghanistan

SENIN, 31 DESEMBER 2018 | 06:19 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kelompok militan Taliban menolak tawaran pembicaraan yang diusulkan oleh pemerintah Afghanistan bulan depan di Arab Saudi. Pembicataan itu diusulkan bersamaan dengan pertemuan Taliban dan pejabat Amerika Serikat yang dijadwalkan.

Sebelumnya, pada bulan ini, perwakikan dari Taliban, Amerika Serikat dan negara-negara kawasan bertemu di Uni Emirat Arab (UEA) untuk memulai pembicaraan dengan tujuan akhir mengakhiri perang 17 tahun di Afghanistan.

Tetapi Taliban pada Minggu (30/12), menolak untuk mengadakan pembicaraan resmi dengan pemerintah Afghanistan dan menegaskan hanya akan bertemu dengan pejabat Amerika Serikat. 


"Kami akan bertemu pejabat Amerika Serikat di Arab Saudi pada Januari tahun depan dan kami akan memulai pembicaraan kami yang tetap tidak lengkap di Abu Dhabi," kata anggota Dewan Kepemimpinan pengambilan keputusan Taliban kepada Reuters.

"Namun, kami telah menjelaskan kepada semua pemangku kepentingan bahwa kami tidak akan berbicara dengan pemerintah Afghanistan," sambungnya.

Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid juga mengatakan para pemimpin kelompok itu tidak akan berbicara dengan pemerintah Afghanistan.

Para militan bersikeras untuk mencapai kesepakatan hanya dengan Amerika Serikat, yang kelompok itu anggap sebagai kekuatan utama di Afghanistan sejak pasukan pimpinan Amerika Serikat menggulingkan pemerintah Taliban pada tahun 2001. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya