Berita

Bolsanaro/Net

Dunia

Presiden Terpilih Brazil Siapkan Dekrit Permudah Kepemilihan Senjata

MINGGU, 30 DESEMBER 2018 | 01:46 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden terpilih sayap kanan Brasil Jair Bolsonaro berencana untuk mengeluarkan dekrit yang memungkinkan semua warga Brazil tanpa catatan kriminal memiliki senjata api.

Hal itu selaras dengan janji kampanyenya di mana dia berjanji untuk membongkar undang-undang senjata Brasil saat ini, yang menghadirkan berbagai hambatan birokrasi dan hukum bagi orang-orang yang ingin membeli senjata api.

Rencana itu di satu sisi berpotensi membahayakan, namun di sisu lain menarik bagi banyak orang Brazil yang ingin menggunakan senjata untuk pertahanan diri di tengah-tengah tingkat kejahatan kekerasan yang sangat tinggi.


"Dengan dekrit, kami berencana untuk menjamin kepemilikan senjata api oleh warga tanpa catatan kriminal," tulis Bolsonaro di akun Twitternya akhir pekan ini (Sabtu, 29/12).

Dimuat Reuters, dia tidak memberikan perincian tambahan dan tidak segera jelas mekanisme apa yang akan digunakan Bolsonaro untuk melaksanakan dekrit semacam itu.

Dia juga tidak mengelaborasi secara spesifik soal tindakan apa yang akan terkandung dalam dekrit tersebut.

Kongres Brazil sendiri diketahui sedang mendiskusikan langkah-langkah untuk melonggarkan undang-undang kontrol senjata. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya