Berita

Bolsonaro dan Netanyahu/Reuters

Dunia

Pemimpin Brazil-Israel Bertemu, Pemindahan Kedubes Ke Yerusalem Tidak Jadi Bahasan

SABTU, 29 DESEMBER 2018 | 19:26 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden sayap kanan terpilih Brazil Jair Bolsonaro bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Brazil pada hari Jumat (28/12).

Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin negara tersebut berjanji untuk memperdalam hubungan bilateral di masa depan. Namun tidak dirilis lebih lanjut sektor-sektor apa saja yang dibahas dalam pertemuan itu,

Meski begitu, pertemuan itu tidakl mencakup pembahasan soal pemindahan kedutaan besar Brazil dari Tel Aviv ke Yerusalem.


"Israel adalah tanah perjanjian. Brasil adalah tanah perjanjian," kata Netanyahu dalam pertemuan itu.

Dia menambahkan bahwa Israel dapat membantu di bidang-bidang seperti ekonomi, keamanan, pertanian dan sumber daya air.

Sementara itu, Bolsonaro yang akan resmi menjadi Presiden Brasil pekan depan, akan mengunjungi Israel pada bulan Maret tahun depan sebagai cara untuk berterima kasih kepada Netanyahu atas isyarat tersebut.

"Kami akan memulai pemerintahan yang sulit mulai Januari, tetapi Brasil memiliki potensi," kata Bolsonaro.

"Agar kita dapat mengatasi rintangan, kita membutuhkan sekutu yang baik, teman baik, saudara yang baik, seperti Benjamin Netanyahu," sambungnya seperti dimuat Reuters.

Dalam kunjungan tersebut, keduanya juga menyempatkan diri untuk mengunjungi sebuah sinagog di Brazil.

Bolsonaro dan para pembantunya telah berulang kali mengatakan dia akan memindahkan kedutaan besar Brasil dari Tel Aviv ke Yerusalem. Tetapi sikap itu mendapat tekanan dari pendukung kuat di sektor pertanian. Mereka khawatir keputusan itu akan merusak penjualan daging halal mereka di negara-negara Arab.

Sementara itu Liga Arab mengatakan kepada Bolsonaro bahwa memindahkan kedutaan ke Yerusalem akan menjadi kemunduran untuk hubungan dengan negara-negara Arab. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya