Berita

Pasca ledakan di Mesir/Reuters

Dunia

Sehari Pasca Bom Dekat Piramida Giza, Pasukan Mesir Bunuh 40 Militan

SABTU, 29 DESEMBER 2018 | 18:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pasukan keamanan Mesir membunuh 40 tersangka militan dalam tiga insiden terpisah di Sinai Utara dan Giza akhir pekan ini.

Langkah itu diambil sehari setelah pemboman mematikan di bus turis Vietnam di Giza yang menewaskan empat orang.
Pihak Kementerian Dalam Negeri Mesir tidak mengatakan apakah tersangka militan terkait dengan serangan mematikan tersebut atau tidak.

Namun pihak kementerian dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa pasukannya menewaskan 30 orang selama penggerebekan di tempat persembunyian mereka di Giza di mana ada elemen teroris yang sedang merencanakan serangkaian serangan yang menargetkan institusi negara dan industri pariwisata.

Namun pihak kementerian dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa pasukannya menewaskan 30 orang selama penggerebekan di tempat persembunyian mereka di Giza di mana ada elemen teroris yang sedang merencanakan serangkaian serangan yang menargetkan institusi negara dan industri pariwisata.

Selain itu, seperti dimuat Reuters, dalam pernyataan yang sama disebutkan bahwa pasukan keamanan juga membunuh 10 tersangka militan lainnya di Sinai Utara, tempat negara itu memerangi pemberontakan yang dipimpin oleh ISIS.

Kantor berita pemerintah MENA mengatakan bahwa para tersangka tewas dalam baku tembak.

Kementerian tidak memberikan perincian tentang identitas tersangka atau apakah ada korban atau cedera di antara pasukan keamanan.

Serangan di bus kemarin diketahui membunuh tiga turis Vietnam dan seorang pemandu Mesir, sedangkan sekitar 10 orang lainnya terluka. Ledakan itu terjadi tidak jauh dari piramida Giza Mesir yang terkenal di dunia. [mel]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya