Berita

Dunia

AS Tarik Pasukan, Suriah Rebut Kota Kunci

JUMAT, 28 DESEMBER 2018 | 23:37 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pasukan pro-pemerintah Suriah memasuki kota utama Manbij di utara untuk pertama kalinya dalam enam tahun terakhir.

Dikabarkan BBC, milisi Kurdi yang semula mengendalikan daerah itu mundur dan mengundang pasukan Suriah untuk merebut kembali kota itu di tengah kekhawatiran bahwa pasukan Turki akan melancarkan serangan baru.

Turki diketahui menganggap pasukan YPG Kurdi sebagai bagian dari kelompok teroris.


Manbij adalah kota penting yang strategis di Suriah utara yang hingga hari ini berada di bawah kendali pasukan Kurdi yang didukung Amerika Serikat.

Bangsa Kurdi diketahui memimpin perang melawan kelompok militan ISIS. Namun mereka terpukul atas keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump baru-baru ini untuk menarik semua pasukan dari Suriah.

Tanpa dukungan Amerika, para pemimpin Kurdi sekarang dipaksa untuk memilih apa yang mereka anggap sebagai pilihan yang paling buruk. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya