Berita

Nigeria/Net

Dunia

Rebut Amunisi, Boko Haram Serang Dua Pangkalan Militer Di Nigeria

JUMAT, 28 DESEMBER 2018 | 22:18 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Para pejuang Boko Haram yang dicurigai telah menyerang dua pangkalan militer di timur laut Nigeria dan secara singkat merebut markas pasukan multinasional yang terdiri dari pasukan dari Niger, Nigeria, Chad dan Kamerun.

Pihak berwenang Nigeria melaporkan pada Jumat (28/12) bahwa para pejuang menyerbu pos satuan tugas gabungan multinasional (MNJTF) yang terletak di kota nelayan Baga, kurang dari 10 km dari perbatasan Nigeria-Chad serta menyerang pangkalan angkatan laut di Mile 3, sekitar 5 km dari Baga.

Sebuah sumber militer yang meminta tidak disebutkan namanya mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa pasukan Nigeria dikuasai dan dipaksa untuk mundur. Para militan pun kemudian mengangkut truk-truk senjata, amunisi dan beberapa peluncur roket dari pangkalan itu.


Menurut sumber itu, para pejuang dari Boko Haram, yang telah berulang kali menyerang pos-pos militer di wilayah itu dalam beberapa bulan terakhir, menyerbu Baga dengan beberapa kendaraan.

Pasukan dari dua pangkalan itu mundur ke pangkalan angkatan laut lain di Fish Dam di tepi Danau Chad.

Juru Bicara Tentara Nigeria Sani Usman mengkonfirmasi serangan itu, dan menambahkan bahwa seorang perwira angkatan laut tewas.

"Pasukan bersama dengan rekan-rekan Angkatan Laut Nigeria mereka melakukan pertempuran yang sangat ditentukan," jelasnya seperti dimuat Al Jazeera. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya