Berita

Ma Jian/Net

Dunia

Korupsi, Eks Kepala Intelijen China Dibui Seumur Hidup

KAMIS, 27 DESEMBER 2018 | 21:14 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Mantan kepala intelijen China, Ma Jian dijatuhi hukuman penjara seumur hidup hari ini (Kamis, 27/12). Hukuman itu dijatuhkan pengadilan karena dia dinilai melakukan kejahatan termasuk menerima suap dan perdagangan orang dalam.

Ma telah diselidiki pada tahun 2015 dan diusir dari Partai Komunis satu tahun kemudian.

Menurut pengadilan di provinsi Liaoning, China, Ma mengaku bersalah dan tidak akan mengajukan banding.


Ma Jian sendiri adalah wakil menteri di kementerian keamanan negara yang kuat, yang mengawasi operasi asing dan kontra intelijen.

Kasusnya terkait dengan salah satu buron paling dicari di China, yakni taipan properti yang diasingkan, Guo Wengui, yang telah menerbitkan serangkaian dugaan korupsi di antara anggota penting Partai Komunis.

Ma menggunakan posisinya untuk membantu Guo Wengui, yang sekarang tinggal di New York, untuk melanjutkan kepentingan bisnisnya.

Dia menerima suap lebih dari 100 juta yuan dan mendapat untung dari perdagangan saham berdasarkan informasi orang dalam.

"Jumlah suap terdakwa Ma Jian sangat besar, dan kepentingan nasional dan rakyat mengalami kerugian besar, yang secara serius dilanggar pada integritas pegawai negeri," begitu bunyi keterangan yang dikeluarkan pengadilan, seperti dimuat BBC. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya