Berita

Menara Opal di Australia/BBC

Dunia

Selidiki Retakan, Ratusan Penghuni Menara Opal Dievakuasi

KAMIS, 27 DESEMBER 2018 | 20:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ratusan orang diminta untuk meninggalkan blok menara Sydney untuk kedua kalinya pada Kamis (27/12), setelah retakan muncul di dinding gedung awal pekan ini.

Banyak penduduk yang tinggal di Menara Opal lantai 38 telah pindah kembali, setelah alarm pertama kali dinyalakan akibat celah retakan ditemukan.

Dikabarkan BBC, perusahaan yang membangun menara mengatakan bahwa menara itu tetap tegak secara struktural dan relokasi penguninya dilakukan hanya sebagai tindakan pencegahan.


Relokasi juga dimaksudkan agar para insinyur dan penyelidik bisa bekerja menyelesaikan masalah sepanjang waktu.

Penyelidikan diperkirakan akan memakan waktu hingga 10 hari ke depan.

Pihak berwenang sebelumnya mengatakan 51 dari 392 unit menara terkena dampak dan gedung yang baru selesai dibangun di Sydney Olympic Park dinyatakan aman bagi mayoritas penduduk untuk kembali. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya