Berita

Dunia

Dua Bocah Meninggal, AS Cek Ulang Kesehatan Anak Di Tahanan Patroli Perbatasan

KAMIS, 27 DESEMBER 2018 | 19:54 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Otoritas imigrasi Amerika Serikat segera melakukan pemeriksaan medis baru pada hampir setiap anak di tahanan Patroli Perbatasan pekan ini. Langkah itu ditempuh setelah muncul dua kasus kematiian anak dalam perawatan agen dalam rentang waktu kurang dari tiga minggu.

Pihak berwenang tidak mengungkapkan hasil pemeriksaan kesehatan tersebut.

Diketahui bahwa seorang anak berusia 8 tahun yang diidentifikasi oleh otoritas Guatemala sebagai Felipe Gomez Alonzo meninggal pada malam Natal tepat sebelum tengah malam. Dia telah ditahan oleh Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan Amerika Serikat dengan ayahnya sejak 18 Desember lalu.


Dikabarkan AP News, bocah tersebut dikabarkan menderita batuk, mata berkaca-kaca, demam dan muntah. Dia pun sempat dirawat di rumah sakit dua kali pada awal pekan ini. Mulanya dia didiagnosis mengalami pilek. Namun penyebab pasti kematiannya masih belum diketahui.

Para pejabat di Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat, yang merupakan agen induk Patroli Perbatasan, mengatakan bahwa hampir semua pemeriksaan yang dilakukan merupakan respon atas kematian bocah tersebut.

Meski begitu, tidak dijelaskan lebih lanjut soal berapa banyak anak yang saat ini berada di dalam tahanan Patroli Perbatasan. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya