Berita

Konsulat China di Karachi/Reuters

Dunia

Terduga Otak Penyerangan Konsulat China Di Karachi Meninggal Dunia

KAMIS, 27 DESEMBER 2018 | 14:43 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Salah satu orang yang diduga sebagai dalang serangan dari kelompok separatis Pakistan di konsulat China di Karachi bulan lalu dikabarkan meninggal dunia.

Kelompok separatis Baloch Liberation Army (BLA), yang menentang proyek-proyek yang terkait dengan prakarsa infrastruktur Belt and Road di Baluchistan yang diinisiasi oleh China itu mengeluarkan pernyataan pekan ini yang  mengkonfirmasi kematian Aslam Baloch, salah satu pemimpinnya. Dia meninggal bersama dengan lima orang rekannya.

"Komandan penting BLA Aslam Baloch, bersama dengan lima rekan dalam organisasi itu mati dalam serangan musuh pada hari Senin," kata jurubicara kelompok separatis itu, Jiand Baloch, dalam sebuah pernyataan.


Namun tidak ada rincian lebih lanjut soal penyebab kematiannya tersebut.

Sementara itu, televisi Samaa Pakistan, seperti dimuat Reuters melaporkan bahwa Aslam terbunuh bersama sejumlah komandannya dalam serangan bunuh diri di Aino Maina di provinsi Kandahar, Afghanistan, di seberang perbatasan dari Baluchistan. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya