Berita

Yenny Wahid/Net

Politik

Pujian Yenny Wahid Ke Jokowi Kelewat Matang Sampai-Sampai Gosong

SABTU, 22 DESEMBER 2018 | 00:12 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pujian Yenny Wahid kepada calon presiden petahana Joko Widodo jadi sorotan di sosial media. Putri kedua Abdurrahman Wahid itu menyebut Jokowi sebagai pria kurus yang punya perhatian besar kepada rakyat.

Pujian selangit disampaikan Yenny dalam acara deklarasi ulama untuk Jokowi-Ma'ruf di Gedung Serbaguna Rato Ebuh, Madura, Jawa Timur, Rabu (19/12). Dia mengatakan bukti Jokowi memberi perhatian besar kepada rakyat salah satunya adalah selama empat tahun berkuasa membangun lebih dari 700 ribu jembatan di desa-desa.

Berita yang mengutip pernyataan Yenny itu viral di twitter. Akun @aditnamasaya menyederhanakan capaian prestasi Jokowi itu dengan logika pembagian sederhana. Jika 700 ribu jembatan dibangun dalam 4 tahun berarti ada 175 ribu jembatan yang dibangun setiap tahunnya oleh Jokowi. Berarti juga, ada 14.583 yang dibangun dalam setiap satu bulan, 486 jembatan dalam satu hari, dan berarti di era Jokowi ada 20 jembatan yang dibangun tiap jamnya.


"Please..do the math," kicaunya.

Kebanyakan komentar meragukan validitas data yang dibanggakan Yenny Wahid. Pengamat kebijakan dari UI Ronnie Higuchi Rusli menyebut presitasi Jokowi membangun jembatan hanya bisa dicapai karena dibangun oleh pesulap dengan bantuan pembohong. Atas omongan tersebut dia bahkan mempertanyakan keilmuan Yenny yang lulusan Harvard University.

"Kontraktorknya PT Sangkuriang Tbk dan PT Bandung Bondowoso Tbk," kicau @Wahdjoe5. @MorganFahrezy2 menimpali, "Ngibulnya kebangetan...."

Akun @Netizen_Taufik menyebut logika berpikir Yenny kelewat matang sampai-sampai gosong. Pemilik akun bernama Oishi menyebut Yenny sudah tertular dungu cebongers. Bukan hanya Yenny, katanya yakin, siapapun orang pinter tapi bila bergabung ke gerbong Jokowi maka akan mendanak jadi dungu.

"Mbok yang rasional saja. Mungkin jembatan semut, rayap, tikus, kodok ikut dihitung," kicaunya. "Pembohong akan didukung pembohong dan akan terus berbohong untuk menutupi kebohongannya," timpal @Wahidlubis.

"Gus dur menangis di alam kubur menyaksikan anaknya tertular virus bohong dari si nganu genderuwo sontoloyo," @YolaVerona.[dem]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya