Berita

Gerakan Jaga Indonesia/RMOL

Nusantara

Tanamkan Cinta Tanah Air, GJI Kibarkan Seribu Bendera Merah Putih

JUMAT, 21 DESEMBER 2018 | 21:42 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Ratusan orang yang tergabung dalam Gerakan Jaga Indonesia (GJI) menggelar pengibaran seribu bendera merah-putih di depan Istana Merdeka, Jakarta.

GJI menggelar aksi itu karena menilai dalam Reuni Akbar Mujahid 212 yang digelar 2 Desember lalu terdapat sejumlah indikasi yang menandakan Indonesia dalam bahaya. Mulai dari pengibaran ribuan bendera hitam yang terkesan sengaja menenggelamkan merah putih, poster bertuliskan 'NKRI No Referendum Yes', orasi beraroma dakwah faham khilafah, intervensi asing dengan hadirnya duta besar Arab Saudi dan kehadiran salah satu calon presiden.

Oleh sebab itu, GJI mengajak seluruh rakyat Indonesia dari ujung timur Papua sampai ujung barat Aceh untuk mengibarkan bendera merah putih secara serentak di rumah masing-masing selama satu bulan.


Kegiatan pengibaran seribu bendera merah putih dan bendera raksasa juga disertai dengan pelepasan balon.

"Aksi kami ini adalah untuk membuktikan bahwa masih banyak rakyat yang cinta kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bahwa merah putih masih ada dan tegak berkibar bersama jiwa dan raga rakyat Indonesia. Kami mengajak peran serta segenap elemen masyarakat terutama yang berdomisili di wilayah Jabodetabek untuk turut serta bersama-sama mengibarkan seribu bendera merah putih," jelas Ketua Umum GJI Boedi Djarot, Jumat (21/12).

Kegiatan itu juga sebagai bentuk perjuangan ideologi. Di mana, Pancasila dan UUD 1945 serta NKRI adalah harga mati yang bersifat final sebagai sebuah kesepakatan dan cita-cita bangsa Indonesia. GJI mengutuk keras setiap upaya merongrong atau mengubah NKRI menjadi khilafah Islamiyah ala Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

"Untuk itu kami menyatakan siap jiwa dan raga bersama pemerintah Indonesia yang sah melawan gerakan intoleransi, radikalisme sampai terorisme serta upaya mengubah NKRI menjadi khilafah Islamiyah," tutur Haidar Alwi selaku ketua Dewan Pembina GJI.

GJI akan berperan sebagai gelombang besar yang merasuki hati dan nurani setiap rakyat Indonesia menanamkan kecintaan kepada Pancasila sebagai jati diri bangsa dan menjadikan Pancasila sebagai satu-satunya ideologi bangsa.

"Jadi tugas kita semua adalah menjaga keutuhan NKRI dari rongrongan HTI. Begitu mereka dibubarkan, sel-selnya belum hancur. Nah, sel-sel inilah yang menyusup, mencari inang untuk kemudian tumbuh dan berkembang lagi," demikian Haidar. [wah]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya