Berita

Asap Hitam Dari Kapal Terbakar Di Sungai Musi/RMOLSumsel

Nusantara

Kapal Pengangkut BBM Meledak Dan Terbakar

JUMAT, 21 DESEMBER 2018 | 02:19 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Kapal Tongkang Jasa Mulya bermuatan Bahan Bakar Minyak meledak dan terbakar di bawah Jembatan Ampera, Palembang, Sumatra Selatan.

Ledakan kapal yang terjadi di perairan Sungai Musi, cukup membuat heboh warga disekitar.

Dari informasi yang dilansir RMOL Sumsel, peristiwa itu terjadi Kamis (20/12) sore diantara jembatan Ampera dan Musi VI.


Atas kejadian tersebut, dikabarkan ada empat orang yang menjadi korban dengan luka bakar hampir disekujur tubuhnya.

"Tadi ledakannya keras sekali. Pas kami lihat kapal terbakar dan terjadi beberapa ledakan," ungkap salah satu warga yang mengaku bernama Parman.

Parman melihat, ledakan yang terjadi menghancurkan kapal. Bahkan, tadi juga dirinya sempat melihat ada satu korban penuh dengan luka bakar disekujur tubuhnya dibawa dengan menggunakan becak.

"Tadi ada yang dibawa ke rumah sakit, satu orang oleh warga. Katanya ada empat korban dan dibawa ke rumah sakit Benteng," terangnya.

Sementara itu, Anggota Kepolisian Air (Polair) yang dketahui dari Polair Polresta Palembang yang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) mengaku belum mendapat informasi detil dari kejadian.

"Katanya ada korban, tapi saya tidak tau. Tapi diduga kapal tersebut memuat bahan bakar dan petugas sedang mendalami penyebab kejadian," ucap anggota Polair Aiptu Bunyani

Saat ditelusuri ke Rumah Sakit AK. Gani atau yang lebih kenal dengan sebutan rumah sakit benteng, tidal ada ada yang mau menberika  keterangan terkait jumlah korban kapal meledak di Sungai Musi. Dan awak media dilarang mengambil gambar.

Namun dari pantauan, terlihat ada satu korban anak laki-laki yang diduga menjadi salah satu korban hendak dirujuk ke Rumah Sakit Muhammad Husein (RSMH). [jto]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya