Berita

Peluncuran Buku Di Tepi Amu Darya/RMOL

Dunia

Pengamat: Konflik Timur Tengah Bukan Berlatar Belakang Agama

KAMIS, 20 DESEMBER 2018 | 16:39 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Konflik yang terjadi di Timur Tengah diyakini terjadi bukan berlatar agama, melainkan konflik kepentingan.

Demikian dikatakan analis konflik dan konsultan keamanan, Alto Labetubun saat menjadi pembicara dalam peluncuran buku "Di Tepi Amu Darya" karya Pemimpin Umum RMOL Network, Teguh Santosa, di Media Center DPR RI, Kamis (20/12).

"Yang ada adalah konflik kepentingan, klan dan suku, sama sekali tidak berlatar belakang agama," kata Alto.


Pria kelahiran Maluku yang selama 17 tahun hidup di tengah konflik Timur Tengah ini mengatakan, Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) ke Kota Mosul Irak masuk dengan berkedok partai politik yang menjanjikan perbaikan-perbaikan melalui pemerintahan.

"ISIS masuk ke Mosul tanpa ada perlawanan berarti, hingga akhirnya dia menunjukkan muka sesungguhnya," ujar Alto.

Alto mengartikan, gerakan-gerakan radikal masuk ketika instabilitas politik dan keamanan dalam negeri bergejolak. Ia memberi contoh, gerakan DI-TII yang dulu sempat melakukan pemberontakan di Indonesia.

"Oleh sebabnya pertahanan dan stabilitas politik dalam negeri harus dijaga, kalau tidak mau anasir-anasir itu masuk," pungkasnya.

Dalam peluncuran buku tersebut, hadir para pembicara seperti anggota Komisi I DPR Effendi Simbolon, pengamat Timur Tengah Alto Labetubun, Ketua Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (DK PWI) Ilham Bintang, dan novelis Ahmad Fuadi. Teguh Santosa sebagai pengarang buku juga turut hadir sebagai pembicara.

Wartawan JPNN, Frederich menjadi pengatur ritme diskusi dengan bertindak sebagai moderator. [lov]


Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Terkuak Dugaan Penggelembungan Anggaran Makan Minum di DPRD Bandar Lampung

Senin, 20 April 2026 | 02:07

Pramono Siapkan PPSU Khusus Ikan Sapu-Sapu

Senin, 20 April 2026 | 01:47

Jual Beli Rekening Bisa Dijerat Pidana!

Senin, 20 April 2026 | 01:26

HKTI: Kondisi Riil Stok Beras Melimpah

Senin, 20 April 2026 | 01:01

Pramono Tegaskan Jadi Gubernur untuk Semua Kelompok, Agama, dan Golongan

Senin, 20 April 2026 | 00:28

MUI Kawal Ketat Proyek Islamic Center

Senin, 20 April 2026 | 00:13

Projo Klaim Jokowi Menang Berkat Rekam Jejak, Bukan Jasa Jusuf Kalla

Senin, 20 April 2026 | 00:01

Wicked Problem di Balik Motor Listrik MBG

Minggu, 19 April 2026 | 23:43

JK Diduga Masih Simpan Kartu Rahasia Jokowi

Minggu, 19 April 2026 | 23:34

Nabung Jantung

Minggu, 19 April 2026 | 23:26

Selengkapnya