Berita

Foto: Net

Politik

Bekas Komisioner KPU: Kotak Suara Berbahan Dupleks Oplosan

RABU, 19 DESEMBER 2018 | 05:12 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Kotak suara kardus yang dikeluarkan KPU dikomentari sejumlah kalangan, termasuk bekas Komisioner KPU, Chusnul Mariyah.

Chusnul menyoroti soal bahan yang digunakan untuk kotak suara itu.

"Ini juga bukan dari dupleks asli bahannya. Dupleksnya oplosan, jadi craft putih. Coba dicek. Itu harusnya harganya lebih murah 10 ribu dari harga yang ada," papar Chusnul dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) TV One, Selasa (18/12) malam.


Dosen Fisip UI itu menjelaskan soal berat kotak kardus yang disebut berbeda dengan alumunium.

"Ini juga katanya lebih enteng dari yang alumunium. Enggak, sama beratnya dengan alumunium yakni tiga kilo," tambah dia.

Karena hal-hal tersebut, Chusnul Mariyah lantas meminta agar KPU tak menyalahkan KPU terdahulu, terutama mengungkit soal kotak suara alumunium.

Dia pun meminta agar kotak alumunium tidak dipersalahkan. Meskipun kotak suara kardus sudah digunakan di empat Pemilu sebelumnya, akan tetapi kotak suara yang bergerak ke berbagai daerah di Indonesia adalah kotak suara yang berbahan alumunium.

"Yang dibawa, yang bergerak, itu bukan kotak suara kardus, tapi kotak suara alumunium. Jadi hasil suara itu, ditaruh di kotak alumunium," demikian Chusnul. [jto]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya