Berita

Paus Fransiskus dan Susi Pudjiastuti/KKP

Dunia

Menteri Susi Dapat Dukungan Spiritual Dari Paus Fransiskus

JUMAT, 14 DESEMBER 2018 | 09:19 WIB | LAPORAN:

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berkesempatan bertemu dengan Paus Fransiskus.  

Kunjungan Susi ke Vatikan dalam rangka kunjungan kerja sekaligus memenuhi undangan Paus keturunan Italia pertama itu melalui Duta Besar Vatikan Archbishop Piero Pioppo saat menghadiri perhelatan Our Ocean Conference (OOC) 2018 di Bali pada akhir Oktober lalu.

Pertemuan berlangsung Rabu sore (12/12) waktu setempat usai Paus berpidato di hadapan ribuan umat Katolik yang memadati Basilica Santo Petrus di Vatican City. Dalam kesempatan langka itu, Susi diberikan sebuah medali kenang-kenangan.


"Saya atas nama pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia menyampaikan rasa terima kasih atas pernyataan semacam fatwa beliau dalam memerangi illegal fishing yang disampaikan dalam konferensi di Bali belum lama ini," ujar Menteri Susi melalui siaran pers Kementerian Kelautan dan Perikanan yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (14/12).

Selain itu pemegang tahta suci Vatikan dan pimpinan umat Katolik sedunia tersebut juga memberikan dukungan spiritual.

"Beliau (Paus Fransiskus) mengatakan akan terus berdoa dan berdoa demi kebaikan negeri kita," kata Menteri Susi sekaligus mengundang secara lisan Paus agar berkunjung ke Indonesia.

Menteri Susi berharap adanya peran aktif yang kuat dari berbagai negara dalam menanggulangi pencurian ikan (illegal fishing). Bukan hanya pencurian ikan, tapi juga kejahatan lainnya seperti penyelundupan narkoba, perbudakan, dan berujung pada aktivitas perdagangan manusia (human trafficking).

"Jadi pencurian ikan itu bukan sekadar pencurian tapi juga tentang perdagangan manusianya juga tentang perbudakannya. Karena banyak anak-anak yang dipekerjakan atau ABK-ABK yang dipekerjakan di atas kapal itu, mereka tidak punya banyak pilihan," terangnya.

Menteri Susi memandang, Vatikan sebagai panutan yang mengikat secara moral dapat mengajak para pemimpin dunia peduli terhadap tindakan kejahatan transnasional tersebut.

"Apa yang di-announce oleh Vatikan biasanya menjadi patokan mengikat secara moral, saya harapkan pemimpin-pemimpin dunia jadi lebih aware dengan adanya perbudakan, perdagangan manusia di industri perikanan tangkap di laut," jelas Menteri Susi. [wid]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Terkuak Dugaan Penggelembungan Anggaran Makan Minum di DPRD Bandar Lampung

Senin, 20 April 2026 | 02:07

Pramono Siapkan PPSU Khusus Ikan Sapu-Sapu

Senin, 20 April 2026 | 01:47

Jual Beli Rekening Bisa Dijerat Pidana!

Senin, 20 April 2026 | 01:26

HKTI: Kondisi Riil Stok Beras Melimpah

Senin, 20 April 2026 | 01:01

Pramono Tegaskan Jadi Gubernur untuk Semua Kelompok, Agama, dan Golongan

Senin, 20 April 2026 | 00:28

MUI Kawal Ketat Proyek Islamic Center

Senin, 20 April 2026 | 00:13

Projo Klaim Jokowi Menang Berkat Rekam Jejak, Bukan Jasa Jusuf Kalla

Senin, 20 April 2026 | 00:01

Wicked Problem di Balik Motor Listrik MBG

Minggu, 19 April 2026 | 23:43

JK Diduga Masih Simpan Kartu Rahasia Jokowi

Minggu, 19 April 2026 | 23:34

Nabung Jantung

Minggu, 19 April 2026 | 23:26

Selengkapnya