Berita

Menetri PUPR Basuki Hadimuljo/PUPR

Advertorial

Membangun Infrastruktur, Mengelola Harapan Masyarakat Yang Tinggi

SELASA, 11 DESEMBER 2018 | 04:08 WIB

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengatakan membangun infrastruktur pada hakekatnya adalah mengelola harapan masyarakat yang tinggi untuk memperoleh layanan infrastruktur yang lebih lengkap dan berkualitas.

"Pada masa lalu infrastruktur dibangun untuk memenuhi kebutuhan dasar, namun kini infrastruktur dibangun untuk meningkatkan daya saing kita," tegas Basuki.

Dikatakan, Indonesia tertinggal dibandingkan negara tetangga sehingga pembangunan infrastruktur dikerjakan dengan masif di berbagai wilayah dengan langgam "rock n roll".


Pembangunan infrastruktur yang menjadi program prioritas Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla ke depannya juga akan menjadi modal bagi generasi muda atau milenial untuk lebih berdaya saing. Generasi milenial akan jadi penentu masa depan Indonesia Emas tahun 2045.

"Misalnya, tersambungnya Tol Trans Jawa akan memperlancar jalur logistik. Sehingga vendor di Sidoarjo tidak perlu mendirikan pabrik di Karawang supaya bisa dekat dengan pabrik utama," kata Basuki yang menjadi salah satu pembicara di hadapan sekitar 500 milenial pada acara Milenials Festival di Surabaya Town Square, Sabtu (8/12) lalu.

Menghadapi persaingan global, Basuki berpesan kepada milenial untuk bersikap "militan" dengan apa yang dikerjakan. "Keras menempa diri, kalau tidak dunia yang akan keras kepada kalian. Selain itu, saya ingatkan juga bahwa smart is a must, but not sufficient. Kita juga harus memiliki akhlakul karimah. Baru itu top," pesan Basuki.

Basuki mengatakan, generasi milenial perlu mengetahui bahwa infrastruktur juga mempersatukan Indonesia, terutama dari sisi konektivitas. Pada kurun 2015 hingga 2018, telah dibangun sepanjang 3.432 km jalan baru, seperti perbatasan Kalimantan, Papua dan NTT yang melebihi target 2.650 km hingga 2019. Kemudian telah dibangun jembatan dengan total panjang 39.798 meter melebihi target 29.859 yang semula akan diselesaikan tahun 2019.

"Kementerian PUPR juga membangun 164 buah jembatan gantung tahun 2018 dan masih diperlukan ratusan jembatan gantung lagi agar tidak ada lagi jembatan 'indiana jones' di Indonesia," tegas Basuki.

Untuk mendukung ketahanan pangan dan air nasional, telah rampung 17 bendungan dari target 65 bendungan hingga 2019, dan 949 bendungan telah selesai dibangun. Selain itu juga dibangun sarana dan prasarana air bersih dan sanitasi termasuk melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) salah satunya SPAM Umbulan yang akan mensuplai air bagi masyarakat Jawa Timur yakni di Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, Gresik dan sekitarnya.

Penyediaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah dilakukan bekerja sama dengan stakeholder lain seperti asosiasi pengembang, Pemda, dan perbankan dalam Program Satu Juta Rumah yang dicanangkan sejak tahun 2015. Progresnya setiap tahun meningkat, dimana untuk tahun 2018 mencapai di atas satu juta rumah yakni sebesar 1.041.323 unit.

Pembicara lainnya yang hadir adalah Seniman Agan Harahap dan Social Media Influencer Surabaya Dewa Hoya. Usai paparan, milenial diajak bernyanyi dengan diiringi gebukan drum Basuki Hadimuljo.

Turut hadir mendampingi Basuki yakni Dirjen Bina Marga Sugiyartanto, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan (BBPJN) 8 I Ketut Darmawahana, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas Saroni dan Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja. [***]

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

IPW Desak Transparansi Penegakan Hukum Kasus 1.048 Ton Udang Impor di Jatim

Minggu, 01 November 2026 | 01:50

Langkah Polisi Tangani Kasus Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo Diapresiasi Warga

Minggu, 01 November 2026 | 01:24

Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober

Minggu, 01 November 2026 | 00:43

Ramai Logo Muncul di TIME100 Next Gala, Danantara Bantah Bayar Dana Sponsorship

Minggu, 01 November 2026 | 00:16

Pengurus Baru SAPMA PP DKI Jakarta Siap Berkolaborasi dengan Pemprov

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:47

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Kampung Ambon, Ini Motifnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:17

Winda Marfita Pastikan Tak Terlibat Kasus Investasi PT MBS yang Dilaporkan Nur Istianti

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:57

Asrul Haruna Terpilih Sebagai Koorpresnas BEM PTMA Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:43

Rembuk Pemuda Himpun Aspirasi dari 29 Provinsi, Kukuhkan DPP Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

PPP Maluku Tolak Pemberhentian Agus Suparmanto-Taj Yasin

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:44

Selengkapnya