Berita

Tiga perwira polisi Filipina yang dibui/BBC

Global

Bunuh Remaja, Tiga Perwira Polisi Filipina Dibui

KAMIS, 29 NOVEMBER 2018 | 21:04 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Tiga orang perwira polisi Filipina dinyatakan bersalah atas pembunuhan seorang remaja di ibukota Manila tahun lalu.

Remaja itu adalah Kian Delos Santos yang pada saat itu berusia 17 tahun. Dia ditemukan meninggal dunia di sebuah gang di Manila pada tahun 2017. Dia dibunuh oleh perwira polisi karena diduga merupakan pengedar narkoba.

Kematiannya menjadi salah satu kematian paling menonjol dalam kampanye Presiden Filipina Rodrigo Duterte terkait perang melawan narkoba.


Dikabarkan BBC, para perwira polisi  mengatakan mereka telah membunuh remaja itu untuk membela diri.

Namun muncul rekaman CCTV yang menunjukkan bahwa penyataan polisi bertentangan dengan fakta yang terjadi. Hal itu memicu terjadinya kemarahan publik serta gelombang protes.

Ketiga perwira polisi itu pun ditangkap. Pada Kamis (29/11), pengadilan menjatuhkan hukuman masing-masing hingga 40 tahun penjara atas pembunuhan tersebut.

Pembunuhan tersebut merupakan bagian dari kampanye anti-narkoba ala Duterte yang dicanangkan sejak 2016 untuk menangani masalah narkoba yang merajalela.

Sejak saat itu, sekitar lima ribu pengedar narkoba atau pengguna telah meninggal dunia.

Presiden Duterte telah dikritik oleh kelompok-kelompok hak asasi manusia karena kebijakannya tersebut. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Hari Bakti, Lapas Cianjur Gelar Aksi Bersih-Bersih melalui Imipas Peduli

Jumat, 06 November 2026 | 22:35

Kejagung Sita Rp11,7 Miliar dalam Kasus Nikel Arif Kurniawan

Jumat, 06 November 2026 | 22:31

Kapolri Banjir Dukungan Bongkar Kasus Penyadapan

Jumat, 06 November 2026 | 22:21

Bank Mandiri Bukukan Laba Bank Only Rp46,5 Triliun

Jumat, 06 November 2026 | 22:19

Aturan Berubah, Ekspor ke Jepang hingga Uni Eropa Masuk Daftar Relaksasi

Jumat, 06 November 2026 | 22:06

11 Kreator Indonesia Siap Bersaing di TikTok Awards Southeast Asia 2026

Jumat, 06 November 2026 | 21:48

Singgung Jokowi-Gibran, Penyadapan Prabowo Diduga Bermuatan Politik

Jumat, 06 November 2026 | 21:39

Pegasus di Indonesia: Sekadar Mitos atau Ancaman Nyata?

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

MedcoEnergi Umumkan Penerbitan Obligasi Senilai 300 Juta Dolar AS

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

Ketika Listrik Membuka Peluang: Dari Rumah Tangga hingga Ekonomi Desa

Jumat, 06 November 2026 | 21:03

Selengkapnya