Berita

Konflik di Yaman/Net

Dunia

Senat AS Dorong Stop Dukungan Ke Koalisi Saudi Di Yaman

KAMIS, 29 NOVEMBER 2018 | 11:45 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

. Senat Amerika Serikat bergerak maju untuk menarik dukungan dari pertempuran koalisi yang dipimpin oleh Saudi di Yaman.

Senator dalam pemungutan suara pekan ini memilih 63 : 37 untuk mengajukan mosi demi mengakhiri dukungan Amerika Serikat pada koalisi tersebut.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo dan Menteri Pertahanan Jim Mattis sebelumnya telah mendesak para Senator untuk tidak mendukung mosi itu karena dinilai akan dapat memperburuk situasi di Yaman.


Pemungutan suara datang setelah kasus pembunuhan wartawan Saudi Jamal Khashoggi di konsulat Saudi di Istanbul awal Oktober lalu. Kasus itu memunculkan asumsi kemungkinan Putra Mahkota Saudi, Mohammed Bin Salman mengetahui pembunuhan tersebut.

Para Senator Amerika Serikat kemudian bertemu dalam sesi tertutup mengenai hubungan dengan Arab Saudi pada hari Rabu (28/11). Mereka juga mengecam keras ketidakhadiran direktur CIA, Gina Haspel pada sidang mereka.

BBC mengabarkan, suara Senat dipandang sebagai teguran terhadap Presiden Trump yang menggambarkan Arab Saudi sebagai sekutu penting dan menolak seruan sanksi terhadap kepemimpinan kerajaan.

Minggu lalu Trump menolak laporan CIA yang dilaporkan bahwa Putra Mahkota Saudi Mohammad Bin Salman harus disalahkan atas kematian Khashoggi. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya