Berita

La Usman (tengah)/Net

Hukum

La Usman Ditahan Di Rutan Narkoba Polda Metro


SENIN, 26 NOVEMBER 2018 | 23:56 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Ketua DPRD Buton Selatan, La Usman, yang ditangkap oleh Subdit 1 Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya ditahan di Rutan Narkoba Polda Metro Jaya.

Penahanan dilakukan guna dilakukan pengembangan tentang adanya kemungkinan tersangka lain dan sedang dilakukan pengejaran terhadap Daftar Pencarian Orang (DPO).

Adapun dari hasil pemeriksaan urine dan laboratorium awal, La Usman telah dinyatakan positif menggunakan narkotika jenis sabu.


La Usman adalah politisi Partai Amanat Nasional (PAN) yang ditangkap polisi di kamar hotel saat menggunakan narkoba jenis sabu.

Ia ditangkap di dalam kamar 217, lantai 2, Hotel Red Planet yang berada di Jalan Samanhudi, Jakarta Pusat (Jakpus), pada Jumat (23/11), sekitar pukul 23.00 WIB oleh jajaran Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya.

Ketika dilakukan penggeledahan, jajaran Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya berhasil mengamankan dua buah cangklong bekas pakai, yang ditemukan dalam saku celana dan di kloset toilet kamar hotelnya. Temasuk, tiga buah korek api gas dan satu unit handphone.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan bahwa proses penangkapan ini berdasarkan laporan dari masyarakat tentang adanya tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu di dalam sebuah kamar pada Hotel Red Planet.

“Benar, telah dilakukan penangkapan terhadap La Usman, oleh Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, di dalam kamar hotelnya,” jelas Argo, Senin (26/11).

Saat dilakukan pemeriksaan, tersangka pun mengakui telah menggunakan sabu sejak sehari sebelum ditangkap. La Usman juga mengungkapkan bahwa barang haram tersebut didapatkannya dari seorang lelaki bernama Lani, yang merupakan supir pendampingnya selama berada di Jakarta. [ian]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya