Berita

Protes pro-oposisi di Bahrain/Al Jazeera

Dunia

Kelompok Aktivis: Bahrain Gelar Pemilu Lelucon

SABTU, 24 NOVEMBER 2018 | 21:06 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Bahrain menggelar pemilihan umum legislatif akhir pekan ini (Sabtu, 24/11). Pemilu kali ini menjadi sorotan, karena digelar tanpa kelompok oposisi. Pasalnya, oposisi telah dilarang ikut ambil bagian dalam pemilu.

Aktivis dan oposisi telah menyerukan boikot pemilu kali ini karena mereka menilai bahwa pemilu tidak lebih dari sekedar lelucon. Mereka meragukan kredibilitas pemilu kali ini.

Keluarga Sunni-Muslim yang berkuasa Al Khalifa Bahrain telah mempertahankan perselisihan karena oposisi Syiah melancarkan pemberontakan yang gagal pada tahun 2011. Arab Saudi mengirim pasukan untuk membantu menghancurkan kerusuhan.


Diketahui bahwa Riyadh menganggap negara pulau tetangga, yang tidak memiliki kekayaan minyak yang luas seperti negara-negara Teluk lainnya, sebagai sekutu penting dalam perang proksi dengan Iran di Timur Tengah.

Bahrain, yang merupakan rumah bagi Armada Kelima Angkatan Laut Amerika Serikat, telah menutup kelompok-kelompok oposisi utama, melarang anggotanya untuk mencalonkan diri dalam pemilu dan menuntut sejumlah orang.

"Jelas, legislatif dari negara-negara demokratis terkemuka di dunia percaya bahwa pemilihan yang akan datang di Bahrain tidak memiliki legitimasi. Anda tidak bisa menghancurkan, menyiksa dan memenjarakan seluruh oposisi Anda, menyerukan pemilihan semu, dan kemudian menuntut rasa hormat dari masyarakat internasional," kata Sayed Ahmed Alwadaei, direktur Lembaga Hak dan Demokrasi Bahrain (BIRD) yang bermarkas di Inggris, seperti dimuat Al Jazeera. [mel]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya