Berita

Mardani Ali Sera/Humas PKS

Politik

Sektor UMKM Dibuka Ke Asing, PKS Tunjuk Kasus Di Bali

SELASA, 20 NOVEMBER 2018 | 13:48 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menilai kebijakan dalam Paket Ekonomi XVI yang akhir pekan lalu dirilis pemerintah agak mengkhawatirkan.

"Paket kebijakan ekonomi ini, kami agak khawatir karena sangat liberal," ujar Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera kepada wartawan di bilangan Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa, (20/11).

Keputusan pemerintah merevisi Daftar Negatif Invesitasi (DNI) dengan memberi kelonggaran 100 persen kepemilikan asing 28 bidang usaha keluar dari Daftar Negatif Invesitasi (DNI), sebelumnya 54 bidang usaha, menurut dia, patut ditinjau ulang.


Pada tahun 2016, pemerintah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) 44/2016 tentang Daftar Bidang Usaha Yang Tertutup dan Bidang Usaha Yang Terbuka Dengan Persyaratan di Bidang Penanaman Modal.

Aturan ini merevisi Perpres Nomor 39 Tahun 2014 dengan mengeluarkan 35 bidang usaha dari DNI, beberapa di antara seperti industri terkait pariwisata, perfilman, gudang pendingin, dan industri bahan baku obat.

"Sektor-sektor yang dominannya UMKM juga diberikan asing untuk masuk," kata wakil ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno itu

Menurut dia, dominasi pengusaha Tiongkok di Bali adalah dampak revisi DNI itu.

"Kasus di Bali, Gubernur I Wayan Koster itu buat saya bagus, ketika beliau merasa bahwa adanya usaha level UMKM tapi dimilik asing itu lama-lama membuat pariwisata di Bali tidak memberikan dampak signifikan bagi penduduk pribumi, penduduk asli," terangnya.[wid] 

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Herman Deru Perintahkan Jalinsum Diperbaiki Usai Tragedi Bus ALS

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:22

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Pemakzulan Trump Mencoreng Citra Demokrasi Barat

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:01

Politik Mesias Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:27

Saksi Sidang di PN Jakbar Dikejar-kejar hingga Diduga Dianiaya

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:06

Pendidikan Bukan Komoditas Ekonomi

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:03

Korban Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:32

Kritik Amien Rais Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:14

Selengkapnya