Berita

Najib Razak/CNA

Dunia

Najib Razak Diselidiki Lembaga Anti Korupsi Soal Proyek Panel Surya

SENIN, 19 NOVEMBER 2018 | 22:51 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Mantan perdana menteri Malaysia Najib Razak kembali diselidiki oleh Komisi Anti-Korupsi Malaysia (MACC) awal pekan ini (Senin, 19/11). Penyelidikan kali ini dilakukan terkait dengan proyek panel surya untuk sekolah-sekolah di Sarawak.

Najib ditanyai selama hampir empat jam sejak Senin pai tadi. Dia tiba di markas MACC pada pukul 9.23 pagi dan keluar pada pukul 1.15 sore, dengan tangan diborgol dan dibawa oleh mobil polisi.

Kedatangan terakhir Najib ke MACC sebelum hari ini dilakukan pada 8 November lalu untuk membantu penyelidikan beberapa kasus termasuk proyek panel surya tersebut.


Sejauh ini, Najib sudah menghadapi 38 dakwaan untuk pencucian uang dan korupsi selama masa kepemimpinannya.

Pihak berwenang Amerika Serikat sebelumnya menuduh bahwa sekitar 4,5 miliar dolar AS telah diselewengkan oleh Najib dari dana negara Malaysia, 1Malaysia Development Berhad, yang didirikan dan diketuai oleh Najib pada 2009.

Dia dan istrinya membantah semua tuduhan yang dilayangkan padanya. Demikian seperti dimuat Channel News Asia. [mel]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Polri Didesak Usut Donatur Penyebar Hoaks Kerusuhan Agustus

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:47

Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Sedang Dalam Perjalanan ke Rusia

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:24

Ekonomi Indonesia Mustahil Saingi Vietnam jika Abaikan Sektor Luar Negeri

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:23

Rezim Hubungan Industrial Maritim Indonesia Belum Terintegrasi

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14

KPK Kuliti Ahmad Dedi Usut Dugaan Pengaturan Jalur Merah-Hijau Impor Blueray

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:51

Iran Waspadai Pakta Pertahanan Mekkah Bentukan Turki, Saudi, dan Pakistan

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:29

Kejari Tanjung Perak Bantah Isu Pemerasan 6 Eks Pejabat Pelindo dan APBS

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:36

Penguatan Kopdes Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Papua

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:08

Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Dibentuk Bukan untuk Hadapi Iran

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:53

Usai Putusan MK, Siaga 98 Dorong Penataan BGN Lewat Perpres Baru

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:36

Selengkapnya