Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Koalisi Gempur Sisa Pertahanan ISIS Di Suriah, 40 Orang Meninggal Dunia

MINGGU, 18 NOVEMBER 2018 | 19:31 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

. Setidaknya 40 orang meninggal dunia dalam serangan terbaru yang diluncurkan oleh koalisi pimpinan Amerika Serikat terhadap kelompok militan ISIS yang masih tersisa di wilayah Suriah, dekat perbatasan dengan Irak akhir pekan ini,

Reuters, mengutip keterangan militan dan beberapa penduduk setempat, sebagian besar korban meninggal merupakan wanita.

Namun begitu, jurubicara koalisi, Kolonel Sean Ryan mengatakan bahwa serangan udara di daerah Buqan dekat Hajin di tepi timur Sungai Eufrat pada hari Sabtu (17/11) memang terjadi. Namun dia membantah serangan telah menyebabkan jatuhnya korban sipil.


"Koalisi mengambil langkah-langkah besar untuk mengidentifikasi dan menyerang target ISIS yang tepat untuk menghindari korban non-tempur," jelasnya.

Sementara itu, kantor berita yang berafiliasi dengan ISIS, Amaq mengutip sumber medis mengatakan 40 orang tewas. Klaim yang sama juga dibuat oleh media pemerintah Suriah.

Pertempuran itu adalah fase terbaru dari upaya koalisi pimpinan Amerika Serikat dan Pasukan Demokrat Suriah (SDF) untuk membumihanguskan ISIS dari pijakan terakhir di sebelah timur Sungai Eufrat setelah kekalahan tahun lalu di Raqqa. [jto]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Polri Didesak Usut Donatur Penyebar Hoaks Kerusuhan Agustus

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:47

Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Sedang Dalam Perjalanan ke Rusia

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:24

Ekonomi Indonesia Mustahil Saingi Vietnam jika Abaikan Sektor Luar Negeri

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:23

Rezim Hubungan Industrial Maritim Indonesia Belum Terintegrasi

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14

KPK Kuliti Ahmad Dedi Usut Dugaan Pengaturan Jalur Merah-Hijau Impor Blueray

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:51

Iran Waspadai Pakta Pertahanan Mekkah Bentukan Turki, Saudi, dan Pakistan

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:29

Kejari Tanjung Perak Bantah Isu Pemerasan 6 Eks Pejabat Pelindo dan APBS

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:36

Penguatan Kopdes Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Papua

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:08

Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Dibentuk Bukan untuk Hadapi Iran

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:53

Usai Putusan MK, Siaga 98 Dorong Penataan BGN Lewat Perpres Baru

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:36

Selengkapnya