Berita

Zulfikar Tahar/Net

Hukum

Nyambi Jadi Bandar Narkoba, Driver Ojol Dibekuk Di Tanjung Priok

SABTU, 17 NOVEMBER 2018 | 20:09 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Seorang driver ojek online (ojol) dibekuk tim Subdit 1 Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya pada Sabtu (17/11).

Driver ojol bernama Zulfikar Tahar itu ditangkap karena menyambi sebagai bandar narkoba di wilayah Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono menjelaskan bahwa pria berusia 31 tahun itu dibekuk di kediamannya, di Jalan Enim No. 191, RT06/10, Sungai Bambu, Tanjung Priok.


“Benar hari Selasa (13/11) lalu pukul 17.40 telah terjadi penangkapan oknum driver ojek online terkait kasus narkotika jenis sabu,” ujar Argo saat dikonfirmasi.

Zulfikar ditangkap bersama barang bukti berupa 1 klip berisi Sabu seberat 608 gram dan 1 plastik besar berisi 10 klip shabu 494 gram, serta 4 timbangan digital.

Selain itu, satu buku tahapan BCA, satu ATM BCA, satu mangkok kecil, dan satu sendok makan plastik turut diamankan. Termasuk satu buah sendok makan, tiga plastik klip kosong, kantong plastik, karet hijau dan tiga handphone.

Penangkapan dilakukan setelah polisi mendapat informasi dari warga tentang penyalahgunaan narkoba di tempat kejadian perkara (TKP). Tim kemudian melakukan pemantauan dan menyergap pelaku jelang maghrib.

“Sekitar pukul 17.40 di TKP, melihat seorang laki laki yang dicurigai lalu tim melakukan penggeledahan dan penangkapan terhadap tersangka dan didapatlah barbuk tersebut diatas. Berdasarkan hasil Introgasi, tersangka mendapatkan sabu dari Joni (DPO) di Lapas Cipinang Jakarta Timur,” pungkas Argo.

Sampai saat ini pihak kepolisian sedang terus memburu dan membongkar jaringan ini. [ian]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya