Berita

Ferdinand Hutahean/RMOL

Politik

Demokrat Benarkan Ucapan Sandi Soal 'Genderuwo Ekonomi'

SELASA, 13 NOVEMBER 2018 | 14:08 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ucapan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02, Sandiaga Uno yang menyebut ada 'genderuwo ekonomi' dinilai suatu fakta.

"Apa yang disampaikan oleh Sandi itu benar. Ada 'genderuwo ekonomi' yang menakutkan karena ekonomi tak kunjung tumbuh," ujar Kepala Divisi Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaen kepada Kantor Berita Politik RMOL, di Jakarta, Selasa, (13/11).

Menurut Ferdinand, 'genderuwo ekonomi' sangat menakutkan masyarakat dan pengusaha. Tapi tidak menakutkan bagi pengusaha pendukung penguasa.


"Pengusaha ketakutan, dunia usaha tidak sehat, hanya sehat bagi para pendukung penguasa saja," kata Ferdinand.

Ditambahkan Ferdinand, genderuwo yang paling menakutkan yakni genderuwo di kerajaan pajak.

"Genderuwo yang paling menakutkan adalah kejaran pajak yang membuat pengusaha makin tertekan," tandasnya. [lov]  


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya