Berita

Anang Hermansyah/Net

Politik

Jokowi Jangan Lagi Bikin Polusi Di Ruang Publik

SABTU, 10 NOVEMBER 2018 | 00:38 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan Presiden Joko Widodo soal “Politikus Genderuwo” dinilai telah memantik kegaduhan baru di negeri ini.

Politisi PAN, Anang Hermansyah menilai tidak seharusnya pernyataan yang membuat gaduh terus menerus keluar dari mulut kepala negara.

"Diksi seperti itu, tak semestinya dimunculkan dari seorang kepala negara dan kepala pemerintahan seperti Jokowi. Diksi tersebut akan memberi dampak di publik," ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, sessat lalu, Jakarta, Jumat (9/11).


Menurutnya, istilah-istilah yang tidak mengedukasi rakyat tidak perlu dikeluarkan oleh para politisi, apalagi oleh presiden.

"Peradaban politik kita kini justru diisi diksi-diksi yang menimbulkan polusi ruang publik," kata anggota Komisi X DPR RI itu.

Istri dari penyanyi cantik Ashanty itu berharap kepada para elit politik berhenti memproduksi istilah-istilah yang tidak mengedukasi publik di tahun politik ini.

"Saya berharap, menjelang pemilu baiknya para elit, tak terkecuali presiden semestinya menyampaikan ide dan gagasan, bukan memproduksi istilah 'genderuwo' lah, ’sontoloyo' lah," tutur Anang.

"Pemilu harus dirayakan dengan gagasan-gagasan untuk kesejahteraan publik," tukasnya. [ian]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya