Berita

Yusril Ihza Mahendra/RMOL

Politik

Alasan Yusril Bela Jokowi Untuk Amankan Parliamentary Threshold

SELASA, 06 NOVEMBER 2018 | 03:38 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Keputusan Yusril Ihza Mahendra menjadi pengacara pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin dinilai sangat rasional. Salah satu alasannya, untuk mengamankan ambang batas parlemen (Parlementary Threshold).  

"Yusril mendukung Jokowi tentu banyak alasan, salah satunya misi mengamankan PBB agar bisa lolos Parlementary Threshold 4 persen di DPR," ujar Pengamat Politik dari UIN Syarief Hidayatullah Jakarta, Pangi Syarwi Chaniago, keterangan persnya di Jakarta, Senin (5/11).

Dikatakan Pangi, PBB diyakini tidak lolos dalam parlementary threshold maka pilihan yang realistis adalah menyatakan sikap menjadi kuasa hukum Jokowi-Ma'ruf untuk Pilpres 2019


"Kekuasaan punya banyak akses yang bisa bantu PBB," kata Pangi.

Namun demikian, tambah Pangi, hal itu juga berdampak negatif. Keputusan Yusril bisa mempengaruhi semangat dan loyalitas kader di akar rumput PBB.

"Mereka bisa saja kecewa dalam, karena banyak juga kader di bawah anti Jokowi," tandasnya. [lov]


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya