Berita

Helikopter H225M Super Puma/Repro

Bisnis

Dalam Indo Defence, Airbus Bakal Tampilkan Helikopter Dan Alat Pertahanan

MINGGU, 04 NOVEMBER 2018 | 10:22 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Airbus, sebagai perusahaan manufaktur pesawat terbang asal Eropa, merupakan mitra terbesar Indonesia di industri kedirgantaraan. Kemitraan ini telah memungkinkan pertukaran keterampilan dan teknologi untuk Indonesia di bidang kedirgantaraan. Hubungan ini juga secara langsung mendukung pertumbuhan dan perkembangan sektor penerbangan negara.

Airbus  akan menampilkan beragam produk dan layanannya dari bidang pertahanan, antariksa, dan helikopter pada pameran Indo Defence di Jakarta minggu depan. Adalah model pesawat angkut taktis A400M yang baru dan model helikopter multiperan H225M dari keluarga Super Puma.

"Pengunjung dapat mempelajari lebih lanjut tentang kegunaan pesawat tersebut untuk berbagai operasi transportasi, baik sipil maupun militer, serta misi kemanusiaan," kata Airbus dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Minggu (4/11).


Selain itu, masih dalam keterangan tertulis, akan ditampilkan pula model dari generasi terbaru A330 Multi Role Tanker Transport (MRTT), yang merupakan pesawat angkut strategis dan pengisi bahan bakar di udara.

"Pesawat ini merupakan pilihan populer berbagai angkatan udara di seluruh dunia," tambah Airbus.

Kemudian, sebuah model dari satelit Pleiades juga akan tampil dalam acara ini. Satelit Pleiades adalah satelit yang mengobservasi bumi dan mengambil gambar dengan resolusi sangat tinggi untuk keperluan sipil dan militer.

"Perangkat layar sentuh akan disediakan pula untuk memberikan pengunjung rincian tentang kemampuan produk Airbus dalam bidang observasi bumi, telekomunikasi, pengawasan dan intelijen untuk keamanan pesisir dan perbatasan, serta penerbangan nirawak," jelas Airbus.

Lalu, pengunjung juga akan dapat melihat model helikopter multiperan H225M dari keluarga Super Puma. Helikopter ini dapat melaksanakan berbagai misi termasuk transportasi taktis serta pencarian dan penyelamatan.

"Dengan mengunjungi stan Airbus, pengunjung juga dapat memperoleh informasi lebih lanjut tentang seluruh model helikopter Airbus, termasuk helikopter ringan serbaguna bermesin ganda, H145M," demikian Airbus.

Diketahui, Indonesia memiliki hubungan yang erat dengan Airbus. Angkatan udara Indonesia mengoperasikan pesawat kelas menengah, Airbus C295, untuk tugas transportasi militer dan misi kemanusiaan.

Produk helikopter Airbus seperti H225M, AS565 MBe, AS550, dan AS555 juga menjawab berbagai kebutuhan militer Indonesia.

Airbus Defense and Space juga bekerja bersama Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), dalam hal penyediaan akses gambar dari konstelasi satelit Pleiades dan TerraSAR-X. Gambar yang didapat dari konstelasi satelit ini akan digunakan untuk memantau dan mengoptimalkan sumber daya alam negara.

Airbus dan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) memiliki program kolaborasi industri yang telah berlangsung sejak lama, termasuk lisensi produksi pesawat ringan CN212 dan helikopter NBO-105 di Bandung.

 Airbus juga mengembangkan pesawat kelas menengah CN235 bersama PT DI. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini juga mengonfigurasi dan mengirimkan helikopter Airbus untuk berbagai pelanggan yang merupakan instansi pemerintah Indonesia. PT DI juga memasok bagian-bagian utama dari helikopter H225 dan pesawat C295. [jto]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya