Berita

Deng Pufang/Net

Dunia

Putra Deng Xiaoping Menyerukan Pemerintah Tiongkok Tidak Sombong Di Hadapan Dunia

SABTU, 03 NOVEMBER 2018 | 02:20 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Deng Pufang, putra dari mantan pemimpin Tiongkok mendiang Deng Xiaoping mendesak pemerintah di negaranya untuk menjaga kesadaran diri dalam hal mengikuti rivalitas terkait kebijakan luar negeri Beijing yang saat ini dinilai semakin ambisius. Deng Pufang juga mengkritik ketegasan militer Tiongkok.

"Kita harus mencari kebenaran dari fakta, menjaga pikiran sadar dan tahu tempat kita sendiri," kata Deng Pufang, putra tertua Deng Xiaoping, dalam pidatonya baru-baru ini yang tidak dipublikasikan tetapi diperoleh secara eksklusif oleh South China Morning Post.

"Tiongkok seharusnya tidak menjadi sombong atau malah meremehkan diri kita sendiri" lanjut Deng Pufang.


Deng juga mendesak Tiongkok untuk merangkul kalangan internasional secara kooperatif. Menurutnya ketidakpastian di kalangan internasional sedang meningkat sehingga menuntut pemerintah Tiongkok harus tetap pada arah perdamaian dan pembangunan, serta mencoba untuk mendapatkan lingkungan internasional yang kooperatif.

"Yang paling penting saat ini adalah untuk mengatasi masalah Tiongkok dengan tepat," ujar Deng.

Pernyataan Deng Pufang ini mengingatkan pada komentar mendiang ayahnya terkait kebijakan luar negeri Tiongkok.

Deng Xioping pernah mengatakan, "Sembunyikanlah keunggulan diri anda dan peliharalah kekuatan Anda." Artinya agar Tiongkok berperilaku rendah hati dan jangan menyombongkan diri untuk bisa memimpin dunia. [nes]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya