Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Sudah Waktunya Pengawasan Ketat Armada Pesawat Baru Dilakukan

RABU, 31 OKTOBER 2018 | 09:22 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

. Pemerintah didesak melakukan pengawasan ketat serta inspeksi rigid ihwal keberadaan penambahan armada pesawat yang dimiliki sejumlah maskapai, termasuk maskapai Lion Air.
“Memang sudah waktunya bagi dunia penerbangan nasional untuk melakukan pengawasan ketat terkait ekspansi bisnis maskapai seperti penambahan armada dan rute,” kata pengamat penerbangan Universitas Airlangga, Adi Ariyadi dalam keterangan tertulis kepada redaksi, sesaat lalu, Rabu (31/10).
Pesawat Lion Air JT-610 yang alami kecelakaan itu merupakan jenis Boeing model 737-Max 8 tahun 2017 lalu. Pesawat yang jatuh itu baru beroperasi dua setengah bulan sejak diterima Lion Air Group pada pertengahan Agustus 2018.

Adi menegaskan, dengan bertambahnya armada harusnya seiring dengan kesiapan sumber daya manusia maupun manajemennya.


“Jangan sampai pesawat bertambah serta rute bertambah, tapi SDM dan manajemen enggak berubah,” demikian Adi. [jto]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Manifesto PRD 1996: Ketika Sekelompok Anak Muda Membuat Penguasa Susah Tidur

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:27

Kanada Minta Warganya Waspadai Wabah Cyclospora sebelum Bepergian ke AS

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:16

BRI Peduli Buka Jalan UMKM Mebel Sukoharjo Tembus Pasar Global

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:10

Ganti Kapolri dan Jaksa Agung Diusulkan Barengan

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:06

Kemnaker Jamin 134 Pegawai PT Amos Terima Pesangon Rp12,7 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:03

Purbaya Ungkap Alasan RI Tawarkan Pajak 0 Persen Selama 50 Tahun di PFII

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:47

KPK Sita Toyota Alphard Diduga Hadiah Proyek Bupati Lalu Ahmad Zaini

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:30

Risiko Perang Terbuka AS-Iran Meningkat Gegara Rebutan Selat Hormuz

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:23

KPK Bantah Kabar Penangkapan Gatot Heroe Hernanda

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:17

Fahira Ungkap Lima Tantangan Anak Indonesia dan Solusinya

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:12

Selengkapnya