Berita

Foto: Puspen TNI

Pertahanan

TNI Amankan Dokumen Penting Dari Bangunan SD Roboh

MINGGU, 28 OKTOBER 2018 | 12:37 WIB | LAPORAN:

Pasukan Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) Penanggulangan Bencana Gempa bumi, tsunami dan likuifaksi Sulawesi Tengah, mengamankan berkas-berkas penting Sekolah Dasar (SD) Inpres Jono Oge, Kecamatan Biromaru, Kabupten Sigi, Sulteng, Minggu (28/10).

Pasca gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Sigi dengan kekuatan 7,4 skala ritcher beberapa waktu yang lalu, membuat banyak bangunan porak poranda, tidak terkecuali SD Inpres Jono Oge. Musibah tersebut mengakibatkan bangunan dan kelas-kelas sekolah tersebut sebagian roboh, ada yang miring kondisinya.

Kepala Sekolah SD Inpres Jono Oge, Selvie lantas meminta bantuan kepada TNI khususnya Batalyon Zeni Tempur (Yon Zipur) 8/SMG yang berada di Sektor Sigi untuk membongkar pintu ruang kelas dan kantor sekolah tersebut yang di dalamnya tersimpan dokumen penting, seperti raport siswa dan berkas-berkas penting lainnya.


Sebanyak enam prajurit Yonzipur 8/SMG pimpinan Sertu Junaifi yang didampingi para guru mencoba untuk membuka pintu-pintu sekolah tersebut dan mengamankan sejumlah dokumen-dokumen penting.

Selain itu prajurit TNI berkesempatan mengunjungi tenda-tenda kelas sementara, untuk berinteraksi dengan para siswa.

"Mereka sangat senang ada bapak-bapak TNI masuk ke sekolahnya, bersenda gurau dan memberikan sedikit pengetahuan dasar kepada murid-murid," kata Selvie.

Ia pun menyampaikan terima kasih atas bantuan TNI, khususnya Yonzipur 8/SMG.

"Kalau tidak ada Bapak-Bapak TNI kami tidak berani membuka pintu-pintu kelas yang terkunci akibat terjepit bangunan yang sudah miring, kami mau buka sendiri tapi takut. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih banyak, nanti kalau kami butuh bantuan pasti hubungi Bapak lagi,” ucapnya.[wid]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya