Berita

Foto/RMOL

Bisnis

Kontes Koi Nasional Di Cianjur Menarik Ratusan Peserta

SABTU, 27 OKTOBER 2018 | 21:22 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ratusan orang yang menyukai ikan koi berkumpul di Cianjur. Mereka mengikuti "The 4th Cianjur Koi Show 2018" yang digelar oleh Cianjur Nishikigoi Club di Hotel Ayola Hoci, Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (27/10).

Kontes ini mempertemukan berbagai kalangan pecinta ikan asal Negeri Sakura Jepang. Mulai dari penghobi, pedagang/bisnis (dealer), peternak/breeder, hingga kolektor ikan koi dari berbagai daerah hadir dalam acara tersebut.

Selain beradu kualitas, kontes ini juga bertujuan mendokrak pasar ikan koi Indonesia yang memiliki kualitas ekspor. Tentunya dengan harga bisa mencapai jutaan hingga ratusan juta rupiah.


"Selain acara ini mempertemukan berbagai kalangan tentunya dengan adanya kontes ikan koi akan meningkatkan popularitas dan juga nilai ekonominya," ujar Ketua Cianjur Nishikigoi Club, Ahmad Sarifudin seperti keterangan yang diterima redaksi.

Dalam ajang keempat kalinya yang digelar di Cianjur ini tercatat sebanyak 953 ikan dari 41 Kota, seperti Tulungagung, Kediri, Blitar, Malang, Banten, Sumatra, Bali, NTB dan Sulawesi berlomba memamerkan ikan unggulan mereka.

"Kategori penilaian terdiri dari beberapa kriteria yang cukup beragam terkait keindahan warna, kebugaran tubuh, bodi ikan proporsional serta ikan yang ikut kontes tidak sedang sakit dan benar-benar sehat," ujar Ahmad.

Potensi koi di Indonesia sudah tercatat menjadi yang kedua setelah Jepang. Kualitas ikan yang bagus didapat dari beberapa daerah yang sudah melakukan ekspor ke beberapa negara, seperti Amerika dan Eropa.

Pemenang ikan kontes akan dihargai lebih mahal dibandingkan ikan koi yang belum pernah memiliki pengalaman kontes.

Oleh karenanya, melalui kontes ini menjadi ajang untuk menyaring dan mensortir ikan koi dengan bibit baik dan bisa menjadi indukan yang baik.

Selain itu, melalui kegiatan kontes ikan koi tingkat nasional ini diharapkan mampu memberi manfaat untuk memberikan spirit serta semangat kepada para pecinta koi, pembudidaya dan para dealer serta masyarakat secara umum.

"Harapan kami, selain semakin populer di mata masyarakat serta tapi juga mampu meningkatkan minat masyarakat untuk memelihara ikan koi," pungkasnya. [lov]


Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Polri Didesak Usut Donatur Penyebar Hoaks Kerusuhan Agustus

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:47

Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Sedang Dalam Perjalanan ke Rusia

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:24

Ekonomi Indonesia Mustahil Saingi Vietnam jika Abaikan Sektor Luar Negeri

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:23

Rezim Hubungan Industrial Maritim Indonesia Belum Terintegrasi

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14

KPK Kuliti Ahmad Dedi Usut Dugaan Pengaturan Jalur Merah-Hijau Impor Blueray

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:51

Iran Waspadai Pakta Pertahanan Mekkah Bentukan Turki, Saudi, dan Pakistan

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:29

Kejari Tanjung Perak Bantah Isu Pemerasan 6 Eks Pejabat Pelindo dan APBS

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:36

Penguatan Kopdes Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Papua

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:08

Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Dibentuk Bukan untuk Hadapi Iran

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:53

Usai Putusan MK, Siaga 98 Dorong Penataan BGN Lewat Perpres Baru

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:36

Selengkapnya