Berita

Buku Harry Potter/BBC

Dunia

Universitas Di India Buka Kelas Khusus Hukum Harry Potter

KAMIS, 25 OKTOBER 2018 | 07:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebuah universitas di negara bagian barat, Bengal, India memperkenalkan kursus hukum berdasarkan novel fiksi Harry Potter.

Kursus ini menggunakan peran hukum dalam seri untuk menarik kesejajaran antara cerita dan situasi kehidupan nyata.

Profesor Shouvik Kumar Guha, yang merancang kursus tersebut mengatakan bahwa ini adalah percobaan untuk mendorong pemikiran kreatif.


Kursus ini diberi nama "Antarmuka antara Fiksi Fantasi Sastra dan Hukum: Fokus khusus pada Pottervers Rowling" dan diharapkan mencakup total 45 jam pengajaran berbasis diskusi.

Dimuat BBC, beberapa topik yang disebutkan dalam modul kursus menunjukkan bagaimana hak-hak sosial dan kelas di India dapat disamakan dengan perbudakan para peri-rumah dan marginalisasi manusia serigala dalam seri fantasi.

Guha mengatakan, kursus yang dimulai pada bulan Desember, telah mencapai kapasitasnya 40 siswa dan banyak siswa lain sejak mendekati dia dengan permintaan untuk meningkatkan ukuran kelas. [mel]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Polri Didesak Usut Donatur Penyebar Hoaks Kerusuhan Agustus

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:47

Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Sedang Dalam Perjalanan ke Rusia

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:24

Ekonomi Indonesia Mustahil Saingi Vietnam jika Abaikan Sektor Luar Negeri

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:23

Rezim Hubungan Industrial Maritim Indonesia Belum Terintegrasi

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14

KPK Kuliti Ahmad Dedi Usut Dugaan Pengaturan Jalur Merah-Hijau Impor Blueray

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:51

Iran Waspadai Pakta Pertahanan Mekkah Bentukan Turki, Saudi, dan Pakistan

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:29

Kejari Tanjung Perak Bantah Isu Pemerasan 6 Eks Pejabat Pelindo dan APBS

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:36

Penguatan Kopdes Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Papua

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:08

Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Dibentuk Bukan untuk Hadapi Iran

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:53

Usai Putusan MK, Siaga 98 Dorong Penataan BGN Lewat Perpres Baru

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:36

Selengkapnya